Berita

Lokasi bos mafia Pasquale Musitano ditembak mati pada Jumat (10/7)/Net

Dunia

Bos Mafia Hamilton Tewas Ditembak Musuhnya Di Parkiran

SABTU, 11 JULI 2020 | 11:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi penembakan terjadi di Burlington Ontario, di Jumat (10/6) siang yang sangat terik. Bos mafia Pasquale (Pat) Musitano bersama dengan pengawalnya John Clary menjadi sasaran penembakan. Musitarino tewas ditempat sementara Clary dilarikan ke rumah sakit.

Parkiran Burlington sontak menjadi riuh. Petugas datang mengevakuasi korban.

Pat atau Musitano (52 tahun) adalah bos keluarga kriminal Musitano Hamilton yang terkenal. Setahun lalu ia juga menjadi target pembunuhan kekerasan antar mafia.


Polisi mengatakan seorang tersangka pria melarikan diri dari tempat kejadian di barat menuju Plains Road East dengan sebuah sedan abu-abu.

Seorang wanita yang menolak disebutkan namanya berada di Tim Hortons sekitar setengah blok dari tempat kejadian ketika dia mendengar 10 suara tembakan.

"Lalu tiba-tiba polisi mulai datang dari mana-mana," kata wanita itu mengisahkan, dikutip dari CTV News, Jumat (10/7).

Seorang pria lain mengatakan dia melihat polisi mengambil selimut untuk seorang pria yang pincang dan berlumuran darah di bawah papan reklame di tempat parkir.

Setidaknya 10 penjelajah polisi tersebar di sepanjang Plains Road East.

Pat adalah salah satu dari tiga keluarga mafia tradisional yang meregenerasi kembali penerus di Hamilton bersama dengan Luppinos dan Papalias. Kejatian tewasnya Pat, tidak jelas apa yang akan terjadi dengan keluarga Mob yang dulu menonjol.

Pat Musitano mengambil alih bisnis keluarga ketika ayahnya, Dominic Musitano, meninggal pada 1995.

Dia dan adik laki-lakinya, Angelo, menghabiskan waktu di penjara setelah dituduh membunuh bos Mob terkenal Johnny (Pops) Papalia pada Mei 1997. Mereka dituduh memerintahkan pembunuh bayaran Ken Murdock untuk melakukan pembunuhan.

Namun, saudara-saudaranya membuat kesepakatan, mengaku bersalah atas persekongkolan untuk melakukan pembunuhan dalam kematian letnan Papalia, Carmen Barillaro, pada Juli 1997. Mereka dijatuhi hukuman 10 tahun dan menjalani dua pertiga dari waktu itu di penjara.

Pada 2 Mei 2017, Angelo ditembak mati secara fatal saat duduk di kendaraannya di jalan masuk rumahnya di Hamilton, lingkungan Waterdown di Ont. Dia berusia 39 tahun kala itu.

Satu orang ditangkap sehubungan dengan kematian Angelo dan dua tersangka lainnya dicari atas surat perintah Kanada.

Sementara itu, kendaraan Pat dibakar di halaman belakang pada tahun 2015 dan sebulan setelah Angelo terbunuh, rumah Pat disemprot dengan peluru.

Pat menjadi target sekali lagi tahun lalu. Dia ditembak pada 25 April 2019 di Mississauga, Ont. tempat parkir sambil meninggalkan kantor pengacaranya sekitar jam 7 pagi

Pembunuhan Angelo adalah awal dari kebangkitan kekerasan mafia di Hamilton yang mencakup beberapa pembunuhan dan tindak kekerasan lainnya, termasuk penembakan yang menewaskan Albert Iavarone dan Cece Luppino.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya