Berita

Ilustrasi Kasus Virus Corona di Saudi/Net

Dunia

Otoritas Kesehatan Arab Tepis Kasus Virus Yang Diidap Petugas Di Negaranya

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 16:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang perawat asal India yang bekerja di Saudi dikabarkan terinfeksi virus corona dan dalam perawatan. Kabar itu disampaikan Menteri Luar Negeri India, V Muraleedharan. Namun, Otoritas kesehatan Arab Saudi langsung menegaskan tidak ada kasus virus corona baru di negaranya.

Kementerian Kesehatan Saudi menegaskan bahwa kasus yang disebut oleh Menlu India ternyata adalah infeksi Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Saat ini,  kasus infeksi MERS itu sedang ditangani secara medis.

"Kementerian telah mengambil seluruh langkah pencegahan untuk mengatasi isu global ini. Kami tengah berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk kasus ini," tulis  Kementerian Kesehatan Saudi, mengutip Reuters, Jumat (24/1),


Screening terhadap para penumpang yang tiba dari China mulai dilakukan oleh Otoritas Saudi. Pemerintah juga segera mengambil langkah pencegahan untuk menindaklanjuti penyebaran virus corona baru dari kota Wuhan di China.

Virus corona menyebar dengan cepat dan sangat mengkhawatirkan. Setelah Amerika, ada temuan kasus baru di Singapura, Vietnam, dan Arab Saudi. Data terakhir hingga berita ini dituliskan, pemerintah China mengkonfirmasi sebanyak 830 kasus terjangkit virus corona dengan jumlah kematian mencapai 25 orang.

Organisasi Kesehatan Dunia telah menyatakan situasi darurat, terkait dengan kekhawatiran terjadinya epidemi internasional. Wabah virus ini telah menjangkit lebih dari 800 orang di China, dimana 25 orang telah meninggal dunia, serta dua kota di China diisolasi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya