Berita

Petugas Medis Di Wuhan/Net

Dunia

Kian Banyak Korban, WHO Diharap Tetapkan Status Darurat Virus Corona

RABU, 22 JANUARI 2020 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wabah virus corona sejauh ini telah menjangkiti hampir 300 orang. Badan Kesehatan Dunia (WHO) akan mempertimbangkan apakah akan menetapkan kasus ini sebagai darurat kesehatan masyarakat, seperti halnya flu babi dan Ebola. Keputusan akan diumumkan pada hari ini, Rabu (22/1).

Korban terbaru adalah seorang pria berusia 89 tahun yang bermukim di Wuhan, kota pusat penyebaran galur baru virus corona. Komisi Kesehatan Nasional China memastikan kasus di Provinsi Guangdong itu timbul akibat penularan antarmanusia.

Sementara di Wuhan, sedikitnya 15 petugas medis di sana telah terinfeksi virus tersebut, salah satunya dalam kondisi kritis, seperti yang diinformaskan komisi Kesehatan Kotamadya Wuhan.


Semuanya dilaporkan menjalani perawatan di ruangan isolasi.

Sedangkan WHO mencatat, saat ini ada sebanyak 218 pasien yang terjangkit virus ini. Ada pula dua orang Thailand, satu orang di Jepang, dan satu orang di Korea Selatan yang dilaporkan tertular.

Penyebaran virus ini semakin mencemaskan berbagai pihak di China. Para pemimpin China memperingatkan para pejabat untuk tidak menutup-nutupi merebaknya wabah ini.

Siapa pun yang menutup-nutupi terjadinya kasus baru akan "dipermalukan seumur hidup", kata lembaga politik yang bertanggung jawab atas hukum dan ketertiban, seperti yang ditulis BBC.

Peringatan ini muncul di tengah laporan media resmi yang menyebutkan enam orang meninggal akibat virus yang menyebabkan masalah pernafasan ini.

Jumlah orang yang tertular virus misterius di China meningkat tiga kali lipat dengan penyebaran virus ke kota-kota besar lain termasuk Beijing, Shanghai dan Shenzen.
Para pejabat China meyakini virus itu berasal dari hewan yang terinfeksi di pasar hasil laut dan hewan liar di Wuhan. Namun para pejabat dan ilmuwan masih belum dapat memastikan bagaimana virus ini menyebar.

Virus corona adalah keluarga virus yang luas, tapi hanya enam (tujuh jika galur baru virus ini dihitung) yang diketahui menginfeksi manusia.

WHO memberi arahan kepada masyarakat agar menghindari kontak "tak terlindung" dengan hewan hidup, memasak daging dan telur sampai matang, dan menghindari sentuhan langsung dengan orang yang memiliki gejala demam atau seperti flu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya