Berita

Dubes Iran Untuk Indonesia Moh Azad/Net

Politik

Sambangi Mahfud MD, Dubes Iran Tunggu Kesempatan Bertemu Prabowo Subianto

SELASA, 21 JANUARI 2020 | 14:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Duta Besar Republik Islam Iran Mohammad Azad membahas pengembangan kerja sama kedua negara saat menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/1).

Pertemuan itu sekaligus mengingatkan 70 tahun hubungan diplomatik Iran-Indonesia. Pertemuan tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 11.45 WIB, Azad tampak mendatangi kantor Menko Polhukam dan pertemuan berlangsung selama 45 menit.

"Seperti yang diketahui Iran dan Indonesia telah memulai hubungan diplomatiknya sejak 1950. Tahun 2020 kami akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik dan tentu ingin meningkatkan kerja sama kami dengan Indonesia di berbagai dimensi," urai Azad usai pertemuan.


Kerja sama yang ditawarkan Iran kepada Indonesia adalah bidang pertahanan. Untuk itu pihaknya akan menunggu kesempatan bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Azad menyebut, Iran memiliki pengalaman dalam bidang pertahanan. Dia pun mengajak Indonesa untuk kembali mengunjungi Iran.

"Iran memiliki pengalaman yang baik di bidang pertahanan. Jika Indonesia tertarik, tentu kami bisa bekerja sama. Oya, kurang lebih 5 bulan lalu Menteri Luar Negeri Iran telah berkunjung ke Indonesia," ujarnya.

Kunjungan terakhir pemerintah Iran berlangsung sekitar lima bulan lalu dengan kehadiran Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif ke Indonesia. 

Maka, Azad menyebut, tahun ini giliran Menlu Retno LP Marsudi untuk bertandang ke Iran.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya