Berita

Gus Muwafiq menyambangi sejumlah kiai Jatim/RMOLJatim

Nusantara

Sambangi Kiai-Kiai Jatim, Gus Muwafiq Minta Maaf Dan Ngaku Tobat

SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 03:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pendakwah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq kedapatan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Senin (9/12).

Dilansir Kantor Berita RMOLJatim, kunjungan Gus Muwafiq ke Ponpes Lirboyo ditemani Gus Salam dari PWNU Jatim.

Selain sowan, tujuan Gus Muwafiq ke Ponpes Lirboyo untuk memohon doa masyayikh (sesepuh atau tokoh) berkaitan dengan ceramahnya yang menjadi kontroversi di masyarakat.


Tampak Gus Muwafiq disambut KH M Anwar Manshur, KH Abdulloh Kafabihi Mahrus, KH An'im Falahuddin Mahrus, KH Ma'uf Zainuddin, KH Adibussholeh Anwar, KH Abdul Mu'id Shohib serta keluarga besar lainnya.

Pertemuan berlangsung tertutup di gedung Yayasan, Utara Masjid Al Hasan Kompleks Aula Muktamar Lirboyo.

Dalam keterangannya, KH Abdul Mu'id Shohib mengaku memberi dukungan kepada Gus Muwafiq untuk tetap berdakwah meskipun saat ini sedang tersandung masalah.

Menurut pria yang juga menjabat anggota DPRD Kota Kediri ini, dalam pertemuan tersebut Gus Muwafiq meminta maaf lantaran telah menimbulkan kegaduhan akibat ceramahnya.

"Mohon maaf telah ada kegaduhan yang bersumber darinya. Beliau juga meminta maaf kalau ada pemilihan kata yang ada salah satu ceramahnya yang kemudian disalahpahami. Beliau juga sudah mengatakan kalau memang itu salah dia meminta maaf, juga bertaubat," jelasnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, para masyayikh memberikan petuah agar Gus Muwafiq untuk tak berhenti belajar dalam menggali ilmu agama tentang khasanah pesantren.

Para pengasuh juga mengapresiasi Gus Muwafiq yang dinilai memiliki jiwa besar, dan mau meminta maaf serta bertobat.

"Mungkin dengan kejadian seperti ini ada introspeksi agar lebih berhati-hati dalam memilih bahasa," tutur KH An'im Falahuddin Mahrus.

Selain Ponpes Lirboyo, Gus Muwafiq akan melanjutkan silaturahim kepada para masyayikh lainnya, yakni ke Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo, dan Pesantren Langitan Tuban.

Hal itu berkenaan dengan ceramah Gus Muwafiq soal masa kecil Rasulullah yang menjadi kontroversi dan dianggap meresahkan kaum muslimin.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya