Berita

Gubernur Jabar, Ridwan kamil/Net

Nusantara

Ridwan Kamil: Setiap Masjid Harus Punya Tim Medsos

SABTU, 07 DESEMBER 2019 | 02:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dakwah berbasis digital telah dicanangkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk memfasilitasi ulama se-Jawa Barat menyebarkan konten dakwah secara luas.

Untuk mendukung program tersebut, Emil, sapaan Ridwan Kamil menyarankan agar setiap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Jabar memiliki tim media sosial (Medsos).

“Tiap masjid harus punya tim medsos, karena semua orang (saat ini) pegang handphone, dakwah digital dirasa efektif,” tutur Emil saat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Hotel Shakti Kota Bandung, Jumat (6/12).


Emil mengatakan, pihaknya berencana membuat versi digital kitab-kitab kuning atau kitab-kitab yang disusun para ulama Jawa Barat masuk dalam konten Dakwah Digital.

Setidaknya, lebih dari 50 ribu masjid dan hampir 40 ribu musala berdiri di Jabar. Melalui program keumatan, sudah lebih dari 10 ribu masjid melaksanakan program Magrib Mengaji.

Terdapat juga program Subuh Berjamaah Keliling dan Kredit Mesra bekerja sama dengan Bank BJB yang mampu membebaskan sekitar 18 ribu warga Jabar dari rentenir.

Tak hanya itu, program English for Ulama juga mendorong ulama Jabar untuk menyebarkan dakwah Islam yang damai ke berbagai penjuru Eropa.

“Juga sebagai kewajiban muslim, kita harus terdepan membawa pesan- pesan perdamaian, maka ada program English for Ulama. Melatih bahasa Inggris ulama muda untuk menyebarkan Islam Washatiah (moderat) ke seluruh penjuru dunia,” katanya dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Langkah ini didukung Ketua DMI Jabar, Ahmad Sidik. Program-program Pemda Provinsi Jabar positif dalam pembangunan umat.

“Pertama, kami ingin adopsi program unggulan DMI pusat. Kedua, kami adopsi program Pemprov Jabar,” tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya