Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Jefri Tenus: OPM Tidak Berjuang Untuk Rakyat Papua

JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 10:41 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Kelompok masyarakat Papua di Jakarta baru saja menyelesaikan aksi mereka di depan Kantor Menko Politik Hukum dan HAM di Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (29/11).

Dalam aksi itu, kordinator aksi Jefri Tenus mengatakan, kelompok separatis Papua yang selalu memprovokasi dan berusaha memecah belah masyarakat Papua sebenarnya tidak bekerja untuk kepentingan rakyat Papua.

“Mereka hanyalah segelintir orang yang mengaku Papua, namun sebenarnya sedang dimanfaatkan oleh orang lain atau orang yang berkepentingan asing, dan menuntut pisah dari NKRI,” ujarnya.


“Mereka tak segan-segan melakukan aksi militer. Salah satunya dengan menyandera 1.300 warga dan mengakibatkan seorang anggota Brimob tewas. OPM sebenarnya bukanlah berjuang atas nama Papua,” sambung dia.

Oleh karena itu, masih kata Jefri, masyarakat Indonesia, khususnya di Papua, harus bersatu menjaga tanah air dan tidak takut terhadap siapapun yang hendak mencabik-cabik persatuan bangsa Indonesia.

“Menjaga Papua adalah menjaga Indonesia,” ujar dia lagi.

Jefri yang mewakili kawan-kawannya dari aliansi “Masyarakat Papua Cinta NKRI” mengajak seluruh elemen masyarakat Papua khususnya, dan umumnya masyarakat Indonesia untuk menolak HUT OPM pada tanggal 1 Desember.

Mereka juga meminta pihak keamanan agar dapat menindak tegas setiap kelompok yang merayakan HUT OPM.

Mereka juga menolak tegas keberadaan kelompok separatis yang sering menyengsarakan masyarakat dan menghambat pembangunan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga negara kesatuan Republik Indonesia. NKRI sudah final dan Papua tetap berada di dalam bingkai NKRI. Papua tetap merah putih, Papua NKRI, Papua damai,” demikian Jefri Tenus.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya