Berita

Taman Ismail Marzuki/Net

Nusantara

Seniman Tolak Pembangunan Hotel TIM, Jakpro: Kolaborasi Itu Butuh Diskusi

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 22:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ-TIM) masih menuai penolakan dari para seniman.

Menurut para seniman senior, hotel bintang lima yang akan dibangun oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dikhawatirkan akan menghilangkan marwah TIM sebagai pusat kesenian.

Menjawab hal itu, Coorporate Secretary PT Jakpro, Hani Sumarno menuturkan, pihaknya telah melakukan dialog bersama para seniman untuk mencari solusi terbaik. Hani mengaku sudah menemui Ketua Seniman TIM, Radhar Panca Dahana untuk mendiskusikan pembangunan hotel.


"Pagi-pagi sekali tadi kita bertemu dengan Pak Radhar Panca Dahanadan yang lainnya. Memang dari awal mereka tetap konsiten dengan tidak mau ada penginapan dalam bentuk apapun," katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/11).

Hani menambahkan, dalam dialog tersebut para seniman memberikan masukan dan meminta proyek revitalisasi TIM betul-betul mendalami sejarah dan perjalanan TIM.

"Mereka mengharapkan revitalisasi itu tidak menghilangkan romantisme masa lalu. Sehingga dapat dirasakan dari generasi kemarin kepada generasi yang akan datang," imbuhnya..

"Jadi untuk menyatukan sesuatu yang berbeda menjadi satu tujuan bersama dan kolaborasi, memang membutuhkan lebih banyak humanis dan diskusi lebih intensif, " pungkasnya.

Sebelumnya Radhar dan para seniman TIM mendatangi DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI P. Mereka ingin melakukan mediasi dan diskusi sebagai bentuk penolakan atas rencana pembangunan hotel berbintang.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya