Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Sempat Berpolemik Panjang, Anies-DPRD Sepakat KUA-PPAS DKI Rp 87 Triliun

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 14:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah berpolemik panjang, nilai Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI Jakarta tahun 2020 akhirnya disepakati.

Dalam rapat bersama, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sepakat anggaran KUA-PPAS di angka Rp 87,95 triliun. Nilai tersebut nantinya menjadi dasar penyusunan APBD DKI Jakarta 2020.

Rapat dipimpin Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi dan dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.


Penandatanganan MoU dilakukan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

"Alhamdulillah dengan sudah adanya kesepakatan ini insya Allah kita bisa lebih cepat memproses sehingga lebih cepat APBD-nya," kata Anies usai rapat.

Kendati begitu, ia belum bisa memastikan angka yang disepakati tersebut apakah akan bertahan atau akan berubah sampai RAPBD diketok palu.

"Kita liat nanti, kita pastikan semua kegiatan strategis aman karena itu menyangkut kepentingan yang besar sekali, " ujarnya.

Dalam waktu dekat, anggaran tersebut akan diunggah ke internet agar masyarakat DKI dapat melihatnya.

"Sekarang data entry dimulai. Kan sudah MoU," imbuh Anies.

MoU sendiri telah ditandatangani oleh Ketua DPRD, Presetyo Edi dan empat Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik, Abdurrahman Suhaimi, Misan Samsuri, dan Zita Anjani, serta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Nantinya, setelah MoU KUA-PPAS, RAPBD 2020 dibahas kembali antara pemerintah provinsi dengan DPRD. Anies berharap, proses pembahasan APBD bisa lebih cepat dibahas.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya