Berita

RSUD Ciamis/RMOL

Politik

BPJS Kesehatan Nunggak Bayar, RSUD Ciamis Terpaksa Ngutang Rp 30 Miliar Ke Bank

KAMIS, 31 OKTOBER 2019 | 07:38 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Lambatnya pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membayar uang tanggungan (klaim) kepada rumah sakit membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis terpaksa berutang Rp 30 miliar ke bank.

Pasalnya, bila tak berutang, hal itu berdampak kepada operasional rumah sakit.
Utang dilakukan untuk pembelian alat kesehatan serta kebutuhan operasional lainnya.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ciamis Syarif Sutiarsa di Gedung DPRD Ciamis, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ciamis Syarif Sutiarsa di Gedung DPRD Ciamis, Jawa Barat.

"BPJS masih ngutang ke RSUD Ciamis. Kan itu berdampak pada operasional," katanya seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (30/10).

Dia heran, seharusnya BPJS Kesehatan yang meminjam uang ke pihak lain untuk melunasi utangnya ke RSUD Ciamis. Namun yang terjadi saat ini RSUD Ciamis malah ditambahi beban dengan mengutang ke bank.

"BPJS kan punya utang Rp30 miliar ke RSUD Ciamis. Harusnya yang punya utang itu kan meminjam untuk melunasi utangnya ke RSUD Ciamis. Ini malah yang dihutangi yang harus pinjem dulu ke bank," ujarnya.

Syarif menilai RSUD Ciamis dirugikan oleh BPJS. Pelayanan publik menjadi terganggu.

"Jadi langkah-langkah BPJS itu sangat merugikan rumah sakit," tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya