Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sukses Empat Kali Laksanakan Pilpres, Indonesia Negara Demokrasi Berperadaban Tinggi

MINGGU, 20 OKTOBER 2019 | 17:53 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Indonesia sebagai bangsa dan negara sudah berhasil menyelenggarakan empat kali pemilihan umum presiden dan wakil presiden secara langsung dipilih oleh rakyat.

Keempat pesta politik terbesar itu berjalan lancar, meski dalam perjalanannya tidak melulu mulus, kadang dinamika politik menyita perhatian dan energi seluruh komponen bangsa, tanpa terkecuali.

Melihat hal itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Hendra J. Kede menilai, tidak salah bila Indonesia mengklaim sebagai bangsa yang sukses menjalankan demokrasi level tinggi dalam bernegera dan berbangsa.


"Indonesia adalah negara besar demokrasi yang berperadaban tinggi, dibawah nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," katanya dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (20/10).

Sekadar informasi, pada awalnya pemilihan presiden dipilih lewat mekanisme di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Setelah amendemen keempat UUD 1945 pada tahun 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat.

Indonesia pertama kali melakukan Pilpres secara langsung pada tahun 2004, saat itu kontestannya adalah Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dan Megawati Soekarnputri-Hasyim Muzafi. Kala itu SBY-JK keluar sebagai pasangan terpilih.

Kemudian pada tahun 2009, saat itu SBY kembali maju, kali ini menggandeng Boediono, sementara rivalnya adalah JK, saat itu JK berpasangan dengan Wiranto, lalu ada pasangan lain, Megawati kembali menantang SBY, kali ini menggandeng Prabowo Subianto. Pilpres 2009 terpilih SBY dan Boediono.

Selanjutnya Pilpres 2014, kontestannya adalah Joko Widodo yang menggandeng Jusuf Kalla, melawan Prabowo Subianto yang didampingi Hatta Rajasa. Joko Widodo dan JK terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.

Terakhir Pilpres 2019, Jokowi kembali maju sebagai calon presiden, kali ini menggandeng Maruf Amin. Rivalnya lagi-lagi Prabowo Subianto, Prabowo menggandeng politikus muda Sandiaga Uno. Pada pilpres ini, Jokowi kembali terpilih.
 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya