Berita

Pengungsi di Wamena/Net

Nusantara

Pengusaha Turun Tangan Pulangkan Warga Minang Dari Wamena

MINGGU, 06 OKTOBER 2019 | 07:02 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Saat perhatian dari pemerintah pusat masih belum maksimal, pengusaha nasional Yendra Fahmi langsung turun tangan membantu masyarakat Minang di Wamena, Papua. Tak tanggung-tanggung, Fahmi menyumbangkan bantuan Rp 1 miliar untuk pemulangan warga Minang dari Wamena.

Dilasir dari Kantor Berita RMOLJakarta, informasi tersebut berasal dari akun Facebook dengan nama Ervendi Chaniago. Ervandi menuliskan bahwa Fahmi, panggilan akrabnya, menyumbang sekitar Rp 1 miliar.

Inilah Sosok H. Yendra Fahmi, pengusaha dermawan yang menyumbangkan 1.000.000.000, - untuk pemulangan perantau Minang korban kerusuhan di Wamena, Papua. Semoga jadi amal Ibadah di Sisi Allah,” tulisnya.


Tulisan itu viral. Hingga tadi malam ada lebih dari 5.300 shares dan 1.200 likes, serta hampir 300 komentar. Seluruh komentar mengucapkan terima kasih dan mendoakan agar Fahmi bisa semakin sukses.

Selain Andi juga ada Habiburahman yang mendoakan Fahmi. Alhamdulillah, terima kasih pak atas bantuannya. Insya Allah, Allah akan melipatgandakan pahalanya,” tulisnya di kolom komentar.

Fahmi yang juga merupakan jaringan saudagar Muhammadiyah ini memang warga Minang. Dia langsung memberikan sumbangan agar warga Minang bisa segera pulang ke kampung halaman.

Fahmi memang terkenal sebagai salah satu pengusaha yang suka membantu. Fahmi yang merupakan bagian dari warga Muhammadiyah ini juga turut membangun Masjid Mualimin, Bantul, Yogyakarta.

Pada pembangunan masjid tersebut, Fahmi juga turut menyumbang sebesar Rp 30 Miliar. Masjid Mualimin sendiri saat ini sedang dilakukan pengerjaan untuk nantinya menjadi salah satu pusat pengembangan bagi warga Muhammadiyah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya