Berita

Leo Tolstoy/Net

Jaya Suprana

Hikayat Tiga Pertapa

SENIN, 25 MARET 2019 | 09:37 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DI saat memprihatinkan suasana kebencian merundung persada Nusantara, saya teringat kepada Leo Tolstoy.

Bagi saya, Leo Tolstoy bukan hanya seorang mahasastrawan namun juga seorang mahapemikir serta pengajar kasih-sayang. Satu di antara para penganut ajaran kasih sayang Leo Tolstoy adalah Mahatma Gandhi.  

Kasih Sayang


Menurut Tolstoy, dasar ideologi perlawanan terhadap kejahatan adalah kasih sayang. Semasa hidup Tolstoy keras mengkritik gereja maka dianggap sebagai pendiri sekte berbahaya sehingga dikucilkan dari gereja.

Di kediaman masa senjanya di wilayah Tula, Yasnaya Polyana, Leo Tolstoy bekerja sebagai buruh tani. Ia ikut membajak tanah dan memotong rumput, meskipun ia menyandang gelar bangsawan dan kayaraya dari hasil penerbitan buku-bukunya seperti Perang Dan Damai, Anna Karenina, Wafatnya Ival Ilyich, Sonata Kreutzer, Haji Murad dan lain-lain .

Tolstoy memiliki 13 orang anak dan sekitar 400 keturunan. Salah satu cicitnya bernama Vladimir Tolstoy adalah penasehat kebudayaan Vladimir Putin.

Tiga Pertapa

Sejak masa kanak-kanak, saya mengagumi karya-karya tulis Leo Tolstoy . Satu di antara karya Leo Tolstoy paling membekas pada sanubari saya adalah Hikayat Tiga Pertapa.

Alkisah Uskup Peterburg mendengar kabar tentang tiga pertapa yang tersohor arif bijaksana bermukim di sebuah pulau terpencil. Sang uskup sengaja berlayar ke pulau terpencil tersebut untuk menemui sang tiga pertapa.

Ternyata sang tiga pertapa sama sekali tidak tahu cara berdoa yang tepat dan benar menurut peraturan gereja. Maka sang uskup berbaik hati mengajarkan cara berdoa yang tepat dan benar sesuai aturan gereja yang berlaku.

Karena ketiga pertapa sudah lansia maka dibutuhkan waktu cukup lama sampai berbulan-bulan untuk mampu menghafal doa yang diajarkan oleh sang uskup.

Setelah akhirnya dengan susah payah ketiga pertapa berhasil menghafal doa yang diajarkan sang uskups maka sang uskup merasa lega kemudian memutuskan untuk kembali ke Petersburg.

Lupa Teks Doa

Dari kapal yang sedang berlayar sang uskup memandang kembali ke arah pulau di mana dia sempat sang tiga pertapa berdoa. Mendadak sang uskup terkejut sebab melihat ada tiga titik kecil bergerak makin membesar mendekati kapal yang ditumpanginya.

Sang uskup makin terkejut karena ternyata sang tiga pertapa berlari di atas air samudra untuk mengejar kapal yang sang uskup sambil berteriak-teriak” Maaf, maaf, kami lupa teks doa yang diajarkan Bapak Uskup !”

Sang uskup langsung bersujud sambil berkata “Kalian bertiga tidak perlu menghafal doa yang saya ajarkan kepada kalian. Silakan kalian berdoa dengan cara masing-masing sendiri!”


Penulis terpengaruh ajaran kasih-sayang Leo Tolstoy maka mendirikan Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya