Berita

Pemadam kkebakaran di depan kedubes India di Australia/Reuters

Dunia

Polisi Australia Selidiki Paket-paket Mencurigakan Di Kedubes Asing

RABU, 09 JANUARI 2019 | 12:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Australia tengah menyelidiki temuan beberapa paket mencurigakan yang dikirim ke kedutaan dan konsulat di negara tersebut.
Menurut sejumlah laporan, yang dimuat Reuters pada Rabu (9/1), termasuk di antaranya adalah misi Amerika Serikat dan Inggris, di kota-kota Melbourne dan Canberra.
"Paket-paket tersebut sedang diperiksa dengan menghadiri layanan darurat," kata Polisi Federal Australia (AFP) dalam sebuah pernyataan singkat tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

"Keadaan sekitar insiden sedang diselidiki," kata pernyataan itu.


Polisi tidak mengidentifikasi kedutaan atau konsulat mana saja yang dikirimi paket mencurigakan tersebut.

Media Australia melaporkan sebelumnya bahwa paket dikirim ke setidaknya sembilan misi internasional di Melbourne, kota terbesar kedua di Australia, termasuk kedutaan Inggris, Jerman, Swiss, dan India.

Gambar yang diambil oleh 9News menunjukkan petugas pemadam kebakaran dan paramedis datang ke misi India dan Amerika Serikat di Melbourne.

Seorang juru bicara Komisi Tinggi Inggris mengkonfirmasi kantornya di Melbourne telah menerima paket mencurigakan.

"Kami bekerja sama erat dengan AFP dan pihak berwenang setempat mengenai situasi ini," kata juru bicara itu.

"Semua staf kami aman dan bertanggung jawab," tambahnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya