Berita

Wanita Saudi/Net

Global

Reformasi Sosial, MBS Akhiri Praktik Perceraian Rahasia Di Saudi

MINGGU, 06 JANUARI 2019 | 18:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah peraturan baru di Arab Saudi resmi mengakhiri praktik perceraian perempuan tanpa sepengetahuan mereka.

Mulai hari ini (Minggu, 6/1), pengadilan perceraian di Saudi akan diwajibkan oleh hukum untuk memberi tahu wanita melalui pesan teks tentang keputusan yang mengkonfirmasi perceraian mereka.

Aturan ini mengakhiri apa yang dikenal sebagai "perceraian rahasia" yang sebelumnya berlaku, di mana laki-laki dapat begitu saja mengakhiri pernikahan tanpa sepengetahuan istri mereka.
Perubahan aturan ini merupakan bagian dari serangkaian reformasi sosial yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Perubahan aturan ini merupakan bagian dari serangkaian reformasi sosial yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Aturan baru ini juga berarti, perempuan sepenuhnya menyadari status perkawinan mereka dan dapat melindungi hak-hak mereka, seperti tunjangan.

"Langkah baru ini memastikan perempuan mendapatkan hak (tunjangan) mereka ketika mereka bercerai," kata pengacara Saudi, Nisreen al-Ghamdi, seperti dimuat Daily Mail.

"Itu juga memastikan bahwa surat kuasa apa pun yang dikeluarkan sebelum perceraian tidak disalahgunakan," tambahnya.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari serangkaian reformasi sosial dan ekonomi yang dikenal sebagai Visi 2030 yang telah dibawa selama dua hingga tiga tahun terakhir oleh Putra Mahkota. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya