Berita

Komando strategis AS/Net

Dunia

Komando Strategis AS Minta Maaf Soal Cuitan Bom Di Malam Tahun Baru

SELASA, 01 JANUARI 2019 | 19:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komando Strategis Amerika Serikat yang mengawasi persenjataan nuklir meminta maaf atas cuitan di akun Twitter yang menyebut bahwa mereka siap untuk menjatuhkan sesuatu yang jauh lebih besar daripada bola Times Square New York.

Pesan itu, diposting di Malam Tahun Baru (Senin, 31/12), disertai dengan video yang menunjukkan senjata menjatuhkan bom B-2.

Namun kemudian, Komando Strategis Amerika Serikat menghapus cuitan itu dan meminta maaf atas cuitan yang buruk.


"Tradisi Times Square berdering di Tahun Baru dengan menjatuhkan bola besar. Jika perlu, kita sudah siap untuk menjatuhkan sesuatu yang jauh, jauh lebih besar," begitu bunyi ciutan di Twitter sebelum dihapus, seperti dimuat BBC.

Cuitan itu diunggah di Twitter beberapa jam sebelum "bola jatuh" tahunan di atas One Times Square, gedung pencakar langit New York, yang menandai awal tahun baru digelar.

Tradisi itu dimulai pada tahun 1907, dan melihat bola yang menyala terang di tiang bendera khusus turun 43 meter dalam 60 detik sebelum tengah malam.

Insiden itu memicu kemarahan online.

Para kritikus dengan cepat mengutuk sikap Komando Strategis atas peristiwa itu.

"Maniak macam apa yang menjalankan negara ini?" tulis Mantan Kepala Kantor Etika Pemerintah Amerika Serikat, Walter M Shaub Jr, di akun Twitternya.

"Pada awalnya, saya tidak percaya ini bisa menjadi nyata. Tapi itu benar. Ini adalah iklan industri yang menggandakan lelucon yang sakit dan menyombongkan diri. oleh Komando Strategis kami. Memalukan," kata penulis "Nuclear Nightmares, Mengamankan Dunia sebelum terlambat", Joe Cirincione.

Komando Strategis Amerika Serikat sendiri adalah satu dari 10 perintah terpadu di Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Komando Strategis Amerika Serikat berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Offutt di Nebraska. Slogan perintah adalah "Damai adalah Profesi Kami", yang juga digunakan dalam bentuk tagar di Twitter. [mel]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya