Berita

Shim Suk-hee/RT

Dunia

Atlet Skating Ini Ungkap Pelecehan Fisik Sang Pelatih Selama 10 Tahun

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 | 23:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Juara skating trek pendek asal Korea Selatan, Shim Suk-hee mengungkapkan bahwa dia telah mengalami pelecehan fisik secara sistematis selama lebih dari 10 tahun terakhir.

Kisah itu dia ungkap dalam kesaksiannya di meja hijau Korea Selatan atas pelatihnya, Cho Jae-beon.

Atlet skating berusia 21 tahun itu memerinci adegan-adegan mengerikan dari proses pelatihannya. Dia menambahkan bahwa kebrutalan pelatihnya, mengakibatkan banyak cedera yang dia alami, termasuk patah tulang dan gegar otak.


"Ketika saya di kelas empat, saya menderita jari patah setelah terjebak oleh tongkat hoki es," katanya saat menghadiri sidang banding di Pengadilan Distrik Suwon di Korea Selatan (Kamis, 20/12).

Shim, yang memenangkan tiga medali di Olimpiade Sochi, mengatakan bahwa serangan mengerikan pelatihnya dimulai ketika dia baru berusia delapan tahun, dan berlangsung hingga Pyeongchang Winter Games ketika skater itu mengalami gegar otak setelah dipukul di kepala.

"Sebelum Olimpiade Pyeongchang, dia menendang dan memukul saya dengan keras sehingga saya pikir saya akan mati," kata Shim.

"Saya mengalami gegar otak setelahnya, dan saya pingsan dan jatuh selama Olimpiade karena itu," tambahnya, seperti dimuat Russia Today.

Sang pelatih, Cho, dijatuhi hukuman 10 bulan penjara pada bulan September lalu karena menyerang empat skater trek pendek, termasuk Shim, tetapi mengajukan banding atas dakwaan yang menyangkal semua tuduhan yang diajukan terhadap dirinya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya