Berita

Dunia

Pemerintahan Baru Lebanon Dibentuk Pekan Ini

SELASA, 18 DESEMBER 2018 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebanon akan memiliki pemerintahan baru pekan ini. Begitu kata sejumlah politisi negara tersebut awal pekan ini.

Bila terealisasi maka ini akan meningkatkan harapan berakhirnya lebih dari tujuh bulan kebuntuan dan perselisihan mengenai pos kabinet.

Reuters mengutip Menteri Keuangan Lebanon mengatakan bahwa pemerintahan akan dibentuk dalam beberapa hari jika arah positif.


"Masalah dalam arsip pemerintah bergerak ke arah yang positif. Jika situasi berlanjut dengan positif ini kita akan memiliki pemerintahan baru dalam beberapa hari," kata Menteri Keuangan Ali Hassan Khalil.

Sumber lain dari salah satu anggota parlemen mengatakan bahwa kabinet dapat dibentuk dalam hitungan jam ke depan.

Sebuah sumber yang dekat dengan Perdana Menteri menunjuk Saad al-Hariri mengatakan kepada Reuters bahwa ada alasan yang masuk akal untuk optimisme.
Diketahui bahwa upaya untuk membentuk pemerintahan baru telah dihalangi oleh tuntutan-tuntutan yang saling bertentangan dari kelompok-kelompok pesaing untuk mendapatkan kursi dalam kabinet yang harus dibentuk sesuai dengan sistem politik sektarian yang seimbang.

Lebanon saat ini membutuhkan pemerintahan yang dapat mengatur reformasi ekonomi jangka panjang untuk menempatkan utang publik pada pijakan yang berkelanjutan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya