Berita

Foto: The Guardian

Global

Dua Pria Pemakan Daging Manusia Dihukum Penjara Seumur Hidup

KAMIS, 13 DESEMBER 2018 | 14:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua pria Afrika Selatan yang melakukan kanibalisme dihukum seumur hidup karena tuduhan pembunuhan.

Hakim Peter Olsen memvonis kedua pria itu, yakni Nino Mbatha berusia 33 tahun dan Lungisani Magubane berusia 32 tahun karena dinilai bersalah atas pembunuhan tahun lalu terhadap Zanele Hlatshwayo.

Mbatha, seorang tabib tradisional, ditangkap setelah menyerahkan dirinya di sebuah kantor polisi di Estcourt, sebuah kota di provinsi KwaZulu-Natal. Dia membawa tas berisi kaki dan tangan manusia. Dia mengatakan kepada petugas bahwa dia bosan makan daging manusia.


Polisi menolak untuk mempercayai klaimnya sampai dia membawa mereka ke sebuah rumah di mana lebih banyak bagian tubuh ditemukan.

Pada sidang sebelumnya di Estcourt, warga yang marah berkumpul di luar pengadilan untuk memprotes pembunuhan yang mengerikan tersebut.

The Guardian
pada Kamis (13/12), mengabarkan, Afrika Selatan tidak memiliki hukum langsung melawan kanibalisme. Tetapi memotong mayat dan memiliki bagian tubuh manusia adalah pelanggaran kriminal. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya