Berita

Jaya Suprana/Dok

Jaya Suprana

Komite Seni Nasional Indonesia

RABU, 12 DESEMBER 2018 | 09:44 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PARA olahragawan Indonesia beruntung sebab memiliki KONI alias Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Sungguh disayangkan bahwa para seniman Indonesia tidak seberuntung para olahragawan Indonesia sebab sampai saat naskah ini ditulis belum terbentuk KOSNI alias Komite Seni Nasional Indonesia sebagai suatu lembaga badan nasional yang independen ditata laksana secara profesional untuk mendukung upaya pengembangan kegiatan kesenian di persada Nusantara nan luar biasa mahakayaraya keanekaragaman perbendaharaan kesenian tanpa bandingan serta bandingan di marcapada ini.

Lima Triliun


Syukur Alhamdullilah, perjuangan para seniman Indonesia diperhatikan oleh presiden Ir. H. Joko Widodo didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof DR Muhajir Effendy serta Direktur Jenderal Kebudayaan, Dr. Hilmar Farid yang sangat peduli kesenian.

Pada pertemuan pasca Kongres Kebudayaan Indonesia dengan para budayawan yang diselenggarakan di Istana Merdeka petang hari 11 Desember 2018, presiden Jokowi memaklumatkan bahwa mulai tahun 2019 pihak pemerintah menganggarkan 5 triliun rupiah sebagai dana perwalian kesenian Indonesia demi mendukung kegiatan para seniman Indonesia.

Kosni

InsyaAllah, dana Rp 5 triliun independen dikelola secara profesional oleh Kosni (Komite Seni Nasional Indonesia) agar dapat terbagikan adil dan merata serta bebas korupsi kepada sasaran yang tepat produktif dan konstruktif demi mendukung upaya pengembangan karsa dan karya  kesenian yang dipersembahkan bagi negara, bangsa dan rakyat Indonesia. MERDEKA! [***]


Penulis adalah Pembelajar Kesenian Nusantara


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya