Berita

Kerusakan akibat konflik di Yaman/Net

Dunia

Houthi Tolak Usulan Pemerintah Yaman Soal Bandara Sanaa

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 21:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok pemberontak Houthi menolak proposal yang diajukan oleh pemerintah Yaman untuk membuka kembali bandara internasional Sanaa.

Proposal ini diajukan di tengah upaya menjajaki pembicaraan kedua belah pihak dengan mediasi PBB yang berlangsung di Rimbo, Swedia sejak beberapa hari terakhir.
Pihak Houthi menilai, tawaran yang diajukan tidak sesuai dengan standar internasional.

Pemerintah Yaman mengusulkan untuk membuka kembali fasilitas tersebut pada hari Jumat (7/12). Namun salah satu syaratnya adalah bahwa pesawat akan diperiksa di bandara Aden atau Seiyoun, yang berada di bawah kendali koalisi Saudi-Uni Emirat Atab yang berperang dengan Houthi.

Pemerintah Yaman mengusulkan untuk membuka kembali fasilitas tersebut pada hari Jumat (7/12). Namun salah satu syaratnya adalah bahwa pesawat akan diperiksa di bandara Aden atau Seiyoun, yang berada di bawah kendali koalisi Saudi-Uni Emirat Atab yang berperang dengan Houthi.

Marwan Dammaj, seorang anggota delegasi pemerintah Yaman mengatakan, fasilitas di Sanaa hanya akan dibuka kembali untuk penerbangan domestik dengan tujuan untuk mengakhiri penderitaan rakyat tentang transportasi dan pasokan kebutuhan sehari-hari.

Bandara tersebut diketahui telah berada di bawah kendali Houthi sejak 2014 itu diketahui telah berulang kali dibom oleh aliansi Saudi-UEA dan banyak pesawat, landasan udara dan bangunan terminal utama pun banyak menderita kerusakan parah. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya