Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Konsistensi Nasruddin

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 07:16 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BUDI pekerti yang baik senantiasa mengutamakan sikap konsisten menepati janji. Tidak konsisten menepati janji sama saja buruknya dengan berdusta, berbohong bahkan menipu. Tidak ada ajaran agama yang membenarkan ingkar janji.
 
Bingung

Namun setelah melihat kenyataan sepak terjang para politisi di panggung politik, terus terang saya menjadi bingung mengenai kebenaran budi pekerti yang mengutamakan sikap konsisten menepati janji.


Terutama di masa kampanye pemilihan umum pada masyarakat bangsa dan negara yang menganut mashab demokrasi adalah lazim bahwa para politisi mengobral janji demi memperoleh suara rakyat sebanyak mungkin.

Namun setelah masa kampanye usai adalah lazim pula bahwa para politisi tidak konsisten dalam menetapi janji yang mereka obral di masa kampanye. Politisi yang menepati janji malah dianggap aneh sebab tidak lazim.

Nasruddin

Di tengah kebingungan mengenai sikap tidak konsisten kaum politisi dalam menepati janji itu saya teringat kepada sebuah kisah Nasruddin. Alkisah pada suatu hari seorang wartawan mewawancarai Nasruddin tentang politik.

Dalam wawancara, sang wartawan bertanya mengenai apakah Nasruddin bersikap konsisten. Maka Nasruddin menjawab “Saya konsisten!”.

Sebagai penutup wawancara, sang wartawan bertanya mengenai berapa usia Nasruddin. Maka Nasruddin menjawab “Limapuluh”.

Duapuluh tahun kemudian sang wartawan kembali mewawancara Nasruddin dan bertanya mengenai apakah Nasruddin masih bersikap konsisten. Maka Nasruddin menjawab :”Saya masih konsisten !”.

Kemudian sang wartawan  bertanya  mengenai sekarang berapa usia Nasruddin .  Maka Nasruddin menjawab “Limapuluh”.

Sang wartawan terheran-heran “Duapuluh tahun yang lalu Anda bilang bahwa usia Anda lima puluh kok  sekarang masih tetap lima puluh ? “. Nasruddin menjawab “ Itu bukti saya konsisten !“

Penulis adalah pendiri Pusat Studi Humorologi

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya