Berita

Sampe

Jaya Suprana

Rekor Dunia Konser Seribu Sampe

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 07:18 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DALAM rangka perhelatan Festival Seni Malinau 2018, masyarakat Lembaga Adat Dayak Kenyah menyelenggarakan pergelaran konser orkestral akbar dengan 1.000 alat musik tradisional Sampe di Malinau , Kalimantan Utara yang pada tanggal 20 Oktober 2018 memperoleh anugerah penghargaan rekor dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Mahakarya Kebudayaan

Sampe yang dalam dialek lain juga disebut Sape bermakna "memetik dengan jari" merupakan alat musik tradisional Suku Dayak.


Dimainkan dengan cara memetik dawai dengan jari-jari dari kedua belah tangan, menghasilkan lantunan nada syahdu, teduh dan jernih menerawang dalam kalbu, baik ungkapan sukacita maupun nestapa mengalun merdu menembus relung sukma

Alat musik Sampe terbuat dari kayu yang dibentuk dan dipahat menyerupai gitar dengan hiasan ukiran khas Dayak.

Pada awalnya berdawai serat pohon enau, namun di masa kini menggunakan senar kawat. Sampe berbadan kecil memanjang, sekitar 1-1,5 meter, memiliki tangga nada 11-12  dengan tiga sampai lima untai.

Di balik kesyahduan titi nada pentatonik yang dihasilkan sampe tersimpan kearifan lokal yang selaras dengan konservasi alam dan kebajikan hidup.

Masyarakat Dayak percaya hanya kayu yang diambil pada saat malam hari bulan gelap adalah yang terbaik untuk sampe.

Dawai Sampe lestari syahdu berdenting mengiringi kemajuan zaman menjadi bagian khasanah musik Indonesia merupakan satu di antara sekian banyak perbendaharaan mahakarya kebudayaan Nusantara yang tiada dua di planet bumi ini. [***]

Penulias adalah pendiri MURI

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya