Berita

Perisai Dayak Kayan/Net

Jaya Suprana

Rekor Dunia Perisai Terpanjang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 | 07:07 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BAGI masyarakat adat Dayak Kayan di Kalimantan, perisai merupakan perlengkapan untuk melindungi diri dari serangan musuh melengkapi mandau sebagai senjata untuk menyerang.

Kearifan Lokal

Perisai dibuat dengan bahan kayu terpilih, lazimnya kayu ulin atau kayu liat yang dihiasi warna dan ukiran etnik yang mengandung nilai mistik untuk menggelorakan semangat.


Di luar fungsi sebagai alat perang, perisai masyarakat Dayak Kayak juga memiliki nilai kearifan lokal yang melambangkan jalinan hubungan harmonis antara manusia dan alam yang wajib senantiasa dijaga secara turun temurun sepanjang masa.

Selain sebagai identitas suku Dayak, perisai juga menjadi simbol sosial yang terlukis sebagai motif ukiran yang terdapat pada setiap perisai.

Rekor Dunia

Pada tanggal 18 Oktober 2018 di Malinau, Museum Rekor Dunia Indonesia menganugerahkan piagam penghargaan Rekor Dunia MURI kepada Lembaga Adat Dayak Kayan yang dalam rangka penyelenggaraan Festival Budaya Irau Malinau 2018 telah nyata berkarsa dan berkarya mempersembahkan pergelaran Adat Kayan dan sebuah perisai berukuran 11,25 meter yang tercatat sebagai Perisai Terpanjang di dunia di dalam buku Rekor Dunia MURI.

Insya Allah, perisai masyarakat Dayak Kayan sebagai warisan kebudayaan Nusantara kemudian akan tercatat bersama batik, keris, angklung, noken dan lain-lain sebagai warisan kebudayaan dunia di lembaga kebudayaan Persatuan Bangsa Bangsa, UNESCO. [***]

Penulis adalah pembelajar kebudayaan Nusantara

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya