Berita

Jaya Suprana dan Nyong Franco/Net

Jaya Suprana

Maumere Dan Gemu Fa Mi Re Mengglobal

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 09:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

LAGU Gemu Fa Mi Re yang kemudian tak terpisahkan dari tari dan senam Maumere adalah mahakarya seorang pemusik muda Maumere, Flores bernama Nyong Franco.

Putar Ke Kiri, Putar Ke Kanan

Lagu yang kemudian menjadi luar biasa popular ini memiliki untaian nada dan irama riang gembira dengan lirik unik tak ada duanya : “Maumere da gale kota Ende. Pepin gisong gasong Le'le luk ele rebin ha. Putar ke kiri e... / Nona manis putarlah ke kirike kiri ke kiri ke kiri dan ke kiri ke kiri ke kiri ke kiri manis e.../ Sekarang kanan e..Nona manis putarlah ke kanan ke kanan ke kanan ke kanan dan ke kanan ke kanan ke kanan ke kanan manis e...”


Oleh-Oleh

Dalam wawancara RMTV Jaya Suprana Show, Nyong Franco mengaku sama sekali tidak menduga bahwa lagu gubahan dirinya itu kemudian menjadi sangat populer bahkan sampai memecahkan rekor dunia MURI sebagai lagu iringan tari dan senam Maumere dengan peserta terbanyak di planet bumi jamanow.

Lagu Gemu Fa Mi Re semula dipesan oleh seorang teman Nyong Franco di Maumere sebagai lagu untuk mengiringi tarian sambutan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Maumere.

Ternyata para wistawan dalam mau pun luar negeri yang menyaksikan pergelaran tari Maumere diiringi lagu Gemu Fa Mi Re merasa tertarik maka membawa pulang oleh-oleh kenangan Maumere dan Gemu Fa Mi Re ke kampung halaman masing-masing.

Mengglobal


Kemudian fakta sejarah membuktikan bahwa Maumere dan Gemu Fa Mi Re bukan saja merakyat ke segenap pelosok Nusantara namun juga mengglobal ke mancanegara.

Saya pernah bangga membawa Maumere dan Gemu Fa Mi Re tampil di panggung Sydney Opera House.

Seperti halnya Gang Nam produk ekspor kebudayaan Korea maka Maumere dan Gemu Fa Mi Re produk ekspor kebudayaan Indonesia. Warga Jakarta, Medan, Jayapura, Singapura, Kuala Lumpur, Hongkong, Shanghai, Tokyo, Seoul,Windhoek, Cape Town, Toronto, Rio, Buenos, asyik  bergembira ria menari bersama sambil berdendang putarlah ke kiri, ke kiri lalu ke kanan, ke kanan manis e .......[***]


Penulis bangaa Maumere dan Gemu Fa Mi Re sebagai Mahakarya Kebudayaan Nusantara


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya