Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Rupiah Terpuruk, Jokowi Bisa Ambruk

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 21:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ambruknya rupiah di tengah kesuksesan atlit nasional di pentas Asian Games 2018 merupakan sebuah anomali.

"Mestinya kesuksesan Asian Games diikuti menguatnya rupiah. Nyatanya rupiah makin terpuruk," kata Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/8).

Nilai tukar rupiah tadi sore diperdagangkan di level Rp 14.734 per dolar AS, melemah 79 poin dari penutupan kemarin di Rp 14.655 per dolar AS.

Hari ini rupiah sempat menyentuh titik terendahnya di level Rp 14.744 per dolar AS. Posisi ini melampaui posisi terendah rupiah pada September 2015 yang sempat menyentuh Rp 14.730 per dolar AS.
Hari ini rupiah sempat menyentuh titik terendahnya di level Rp 14.744 per dolar AS. Posisi ini melampaui posisi terendah rupiah pada September 2015 yang sempat menyentuh Rp 14.730 per dolar AS.

Jokowi harus berhati-hati, kata Sya'roni, karena situasi saat ini mirip tahun 1962. Ketika itu Indonesia sukses menggelar Asian Games tapi ekonomi nasional merosot tajam. Bahkan tidak lama kemudian diikuti tragedi 1965 dan tumbangnya Soekarno dari kursi RI-1.

"Bukan tidak mungkin tragedi politik di tahun 1965 akan kembali terulang. Jatuhnya kekuasaan diawali terpuruknya ekonomi dan jatuhnya nilai mata uang," tukas Sya'roni.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya