Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Kubu Jokowi Pusing Tujuh Keliling Keok Di Medsos

JUMAT, 24 AGUSTUS 2018 | 19:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo dan timnya sedang pusing tujuh keliling menghadapi dunia maya. Penyebabnya adalah media sosial (medsos) didominasi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Demikian disampaikan Ketua Pusat Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019, Yudi Syamhudi Suyuti, melalui pesan yang dipancarluaskannya malam ini, Jumat (24/8).

Dalam Pilpres 2019, sebut Yudi Syamhudi, medsos menjadi ruang penting untuk memenangkan pasangan capres-cawapres. Sementara saat ini, dari 130 juta pengguna aktif medsos seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp dan lain-lainya, pendukung Prabowo-Sandi mendominasi.


Survei yang dilakukan salah satu lembaga survei besar di Tanah Air beberapa waktu lalu memotret pengguna medsos lebih banyak mendukung Prabowo atau kontra Jokowi.

"Dari kubu Jokowi kita bisa melihat kekuatannya hanya berkisar di lingkaran orang-orang itu saja yang kurang dari seratus orang. Hanya saja mereka menggunakan robot siber. Mungkin juga mereka kelompok yang dibayar," katanya.

Sementara kekuatan medsos pendukung Prabowo-Sandi dibangun oleh spirit perlawanan untuk mengganti presiden. Spirit satu nafas menyambut perubahan begitu massif dan diperkuat jutaan aktivis medsos.

"Militansi mereka tidak diragukan. Ratusan aktivis medsos pendukung Prabowo-Sandi bahkan dipenjara dengan dikriminalisasi pelanggaran UU ITE, akan tetapi tertangkap ratusan tumbuh jutaan. Ngeri militansinya," tukas Yudi Syamhudi. [lov]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya