Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Beranikah Prabowo Abaikan Ijtima Ulama GNPF?

SELASA, 31 JULI 2018 | 10:33 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa-Ulama (GNPF-Ulama) memutuskan bakal mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019.

Selain itu, dua paket direkomendasikan ijtima ulama itu yakni pasangan Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri, serta Prabowo Subianto dan pendakwah Abdul Somad.

hasil Ijtima mendorong Partai Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional, Partai Bulan Bintang, dan Partai Berkarya untuk bergabung dan membentuk koalisi keumatan untuk pemilihan presiden 2019.


Lantas apakah ijtima ini berlaku konkret atau diabaikan Prabowo?

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku dua paket capres-cawapres hasil ijtima Ulama itu sebatas rekomendasi.

Dia juga menyinggung klausul dalam rekomendasi itu yang menyebut bahwa Dewan Pembina GNPF Ulama akan mempertimbangkan dinamika politik yang ada.

"Mekanisme terakhir ada di Partai Politik. Itu (ijtima) hanya rekomendasi (usulan)," jelasnya di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (30/7).

Namun, kolega koalisinya yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) teguh mengikuti hasil ijtima ulama GNPF. Mengingat juga nama Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al-Jufri masuk dalam rekomendasi paket capres-cawapres.

 "Jelas rekomendasi berupa paket. Kami ikuti hasil itu," kata Presiden PKS Sohibul Iman usai bertemu Prabowo Subianto.

Tampaknya ijtima ulama GNPF menjadi perdebatan sendiri antara PKS dan Gerindra. Dan sepekan lagi pembukaan pendaftaran pasangan capres Pilpres 2019 ini.[jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya