Berita

Anies-Sandi/Net

Nusantara

Relawan Heran Anies-Sandi Masih Pertahankan Ahokers

JUMAT, 13 JULI 2018 | 10:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kelompok relawan heran dengan rotasi yang dilakukan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Jakarta. Pasalnya, apa yang terjadi saat ini sungguh di luar perkiraan.

"Kami memang pernah mendesak agar Anies-Sandi segera melakukan rotasi, karena kami memperkirakan lebih dari 80 persen pejabat di DKI merupakan loyalis Ahok," ujar Sumiarto, salah seorang mantan relawan Anies-Sandi, Jumat (13/7).

Menurut relawan yang saat Pilkada Jakarta 2017 tergabung dalam Relawan Borobudur, jika Anies-Sandi tidak merotasi para Ahokers, pemerintahannya bisa saja akan terganggu karena para Ahokers itu dapat melakukan pembusukan bahkan sabotase.


"Kami semua para relawan yang juga aktivis, baik yang terlibat di semua simpul maupun berada di timses saat pilkada lalu, sepakat tentang hal ini," imbuhnya.

Namun, lanjut relawan yang akrab disapa Boncel ini, setelah melihat perkembangan rotasi yang dilakukan Anies-sandi, ia sendiri mulai heran dan bertanya-tanya, ada apakah gerangan.

Sebab, ketika 5 Juli 2018 lalu Anies melantik 20 pejabat, para pendukung Ahok itu hanya mengalami pergeseran posisi bahkan ada yang naik jabatan.

Tidak hanya itu, saat Anies merotasi jajaran direksi dan komisaris BUMD, sejumlah nama relawan yang semula digadang-gadang bakal mendapatkan posisi di perusahaan milik daerah tersebut semuanya terpental.

"Akhirnya saya merasa bahwa meski para relawan pernah bercucuran keringat saat memperjuangkan Anies-Sandi agar memenangkan Pilkada DKI 2017, yang untung malah birokrat. Meski mereka dulu saat pilkada, justru habis-habisan berusaha memenangkan Ahok-Djarot," imbuhnya.

Alumni GMNI ini pun berharap Anies-Sandi tidak salah perhitungan dengan kebijakannya ini, karena bagaimana pun, menurut dia, apa yang dilakukan Anies-Sandi ini pasti ada resikonya.

Saat ini Anies-Sandi tengah dalam tahap merotasi pejabatnya. Setelah melantik 20 pejabat pada 5 Juli silam, Anies kemudian mencopot 29 pejabat, dan saat ini Penitia Seleksi (Pansel) Promosi tengah bekerja untuk mengisi jabatan-jabatan kosong akibat pelantikan dan pemecatan tersebut.

Selain merotasi pejabat di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Anies juga merombak jajaran direksi dan komisaris BUMD.

Perusahaan plat merah yang telah tersentuh kebijakan tersebut adalah PT Delta Djakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol, PT Bank DKI, dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Menurut informasi, sejumlah nama relawan sempat disebut-sebut bakal mendapat posisi dalam perombakan di BUMD tersebut, baik sebagai komisaris maupun Badan Pengawas (BP). Namun setelah perombakan dilakukan, nama mereka tidak ada.

Relawan dimaksud diantaranya Rikrik Rizkiyana yang digadang-gadang akan menduduki jabatan komisaris utama di PT Jakpro.

Sementara itu, nama pengurus Masjid Sunda Kelapa, Sutrisno, yang disebut-sebut bakal mmenduduki jabatan kepala BP PD Pasar Jaya, serta Deni Iskandar, relawan dari Tim Borobudur yang dikabarkan bakal menjadi kepala BP PD Dharma Jaya, hingga kini nasibnya tidak jelas. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya