Berita

Puan-Mega/Repro

Politik

Puan Maharani Gelorakan Kemenangan PDIP Dari Solo

JUMAT, 11 MEI 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PDI Perjuangan menggelar Apel Siaga di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/5). Ketua Bidang Polhukam (nonaktif) DPP PDIP Puan Maharani bertindak menjadi inspektur upacara dan menyampaikan pidato.

Mengawali pidatonya, Puan menyampaikan bahwa kader PDIP harus siap menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu meminta seluruh kader bekerja optimal untuk memenangkan pesta demokrasi tersebut.

"Ke depan, kita akan menghadapi agenda politik yang penting. Pilkada 2018 serta Pileg dan Pilpres 2019 merupakan upaya kita meraih kekuasaan secara konstitusional, sesuai ideologi partai, mewujudkan kesejahteraan rakyat," kata Puan dalam keterangannya.


"Kita semua berjuang, politik adalah untuk rakyat, untuk wong cilik, bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kelompok, tapi untuk rakyat," sambungnya.

Menko perempuan termuda itu menyampaikan, kekuasaan yang diraih PDIP adalah jalan untuk mewujudkan Trisakti Bung Karno, berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial serta budaya.

"Butuh perjuangan mewujudkan cita-cita itu," ungkapnya.

Puan menyampaikan, tantangan politik saat ini sangat serius, yakni permainan politik tanpa etika, menghalalkan segala cara dengan menyebar hoaks serta kebencian. Menurutnua, semua tantangan itu dapat dihadapi PDIP jika kader dan simpatisannya menjaga soliditas dan gotong royong yang menjadi inti dari Pancasila.

"PDIP harus siap menghadapi tantangan tersebut, soliditas dan tantangan partai merupakan kunci dari tantangan yang harus kita hadapi," ungkap Puan.

Puan menegaskan, apel siaga yang mengambil tema "Tetap Setia Megawati, Setia NKRI" dan dihadiri 70 ribu kader PDIP se Jawa Tengah digelar untuk menyamakan langkah, tegak lurus pada instruksi partai. Hadir juga dalam apel siaga, seluruh anggota Fraksi PDIP di DPR serta Calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"PDIP sudah menegaskan sebagai partai ideologis, partai yang cara kerja dan hidupnya berlandaskan pada Pancasila 1 Juni 1945, kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan dengan sinergi 3 pilar, di daerah dan nasional," ujar Puan.

Sebelum mengakhiri pidatonya, Puan menyampaikan empat instruksinya pada para kader dan simpatisan PDIP. Yaitu, kader dan simpatisan PDIP diminta membumikan Pancasila, terjun langsung ke tengah masyarakat dan menyelesaikan masalah rakyat, menjaga persatuan dan kesatuan jajaran partai, lalu bekerja solid memenangkan pilkada, pileg, dan pilpres.

"Ayo kita semua lakukan apa yang sudah dikatakan Bung Karno dulu, bergerak bersama di bawah panji partai. Apabila PDIP berdiri bersama rakyat, niscaya PDIP akan kembali meraih kemenangan," demikian Puan. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya