Berita

M. Jafar Hafsah/Net

Politik

ICMI: Organisasi Buruh Jangan Sampai Terjebak Politik Praktis

RABU, 02 MEI 2018 | 05:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) meminta kalangan buruh atau pekerja di Tanah Air tetap idealis sesuai dengan tugas profesinya. Organisasi buruh sebagai wadah perjuangan anggota juga harus senantiasa memperjuangkan kemaslahatan buruh.

Sekretaris Jenderal ICMI M. Jafar Hafsah berharap peringatan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei dijadikan momentum mawasdiri, apa saja yang telah dilakukan, bagaimana bekerja lebih sungguh-sungguh, lebih profesional, lebih berkualitas, semakin bagus hubungan dengan perusahaan, industri, lembaga dimana masing-masing bekerja.

"Disisi lain harus juga diperjuangkan soal upah yang laik serta ada insentif yang baik dengan mengiringi kerja yang baik serta kerja yang berprestasi," sebut Jafar dalam keterangannya, Rabu (2/5).


Begitu pula diharapkan agar pemerintah berlaku adil, mengutamakan karyawan, pekerja, buruh, mengontrol perusahaan, industri dan lembaga usaha lainnya dalam memperlakukan buruh dengan baik. Perusahaan harus memenuhi kewajiban mereka terhadap pekerja, dan memenuhi serta memberi hak-hak para buruh.

Salah satu aspek yang disorot ICMI mengenai profesionalitas buruh. Kata Jafar, jangan sampai terjebak pada dinamika politik praktis atas nama perjuangan kaum pekerja.

Menurut Jafar, hal itulah yang membuat semangat dan jiwa perjuangan kaum buruh akan pudar akibat ada kepentingan politik praktis yang melandasinya.

Jafar menilai, buruh maupun organisasi yang menaunginya tetap berada pada koridor dan ruang profesinya tanpa mau ditunggangi kepentingan apapun. Koridor tersebut yaitu berkaitan dengan kesejahteraan buruh.

Selanjutnya, kata Jafar, organisasi buruh mesti tetap konsisten memperjuangkan segala aspek kebijakan atau regulasi yang berpihak dan menguntungkan dan memberi jaminan masa depan yang lebih baik bagi pekerja.

"Idealnya organisasi buruh senantiasa memperjuangkan anggotanya untuk mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik," ungkap Jafar.

Indonesia merupakan negara yang mempunyai jumlah penduduk berstatus buruh atau pekerja yang cukup tinggi,  karena itu organisasi buruh diharapkan agar senantiasa memperjuangkan upaya agar pemerintah membuka dan menciptakan kesempatan kerja yang lebih banyak lagi.

"Akhirnya kepada saudaraku para karyawan, pekerja dan buruh semua ICMI mengucapkan Selamat Hari Buruh, lebih mawas diri, lebih profesional, lebih bahagia, lebih sukses dan lebih sejahtera. Amin," pungkas Jafar. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya