Berita

Foto/Humas MPR

HNW Ajak Mahasiswa Kembangkan Politik Rendah Hati

SELASA, 01 MEI 2018 | 03:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menerima kunjungan delegasi Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat periode 2018-2020. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja HNW, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (30/4).

Pada kesempatan itu delegasi PW  KAMMI dipimpin ketuanya Naufan. Kepada HNW, Naufan menyampaikan undangan untuk memberikan pidato kunci pada acara Rakerwil KAMMI yang akan dilaksanakan 11-13 Mei 2018.

Menanggapi permohonan tersebut, HNW menyatakan kesanggupannya untuk hadir dan memberikan pidato kunci pada pembukaan Rakerwil yang akan dilaksanakan di Ciamis, Jawa Barat.


Kepada delegasi KAMMI, HNW juga meminta agar mereka bisa menjadi generasi yang unggul. Selain bisa beristiqomah menjalankan organisasi, tetapi juga berprestasi di bidang akademik.

"Bukan malah menjadikan organisasi sebagai alasan yang membuat pendidikan tersendat sehingga malah jadi mahasiswa abadi," kata dia menambahkan.

Selain itu HNW juga mengharap semua anggota KAMMI bisa memahami sejarah. Khususnya sejarah tokoh-tokoh Islam, dalam memperjuangkan berdirinya NKRI. Salah satunya adalah KH. Agus Salim. Agus Salim patut diteladani karena sikap-sikap terpujinya dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

"Tetapi beliau adalah sosok yang tetap sederhana. Tidak punya mobil dan tinggal di rumah kontrakan, jiwanya sama sekali tidak terpengaruh oleh materi," kata HNW lagi.

Sikap rendah hati, seperti yang ditunjukkan Agus Salim termasuk Moh. Natsir, menurut HNW yang harus dikembangkan pada zaman sekarang.

Karena itu seluruh generasi muda, terutama KAMMI harus mengenal mereka.

"Merujuk pada Natsir dan Agus Salim, sesungguhnya politik dalam Islam itu tidak menghalalkan segala cara. Tidak ada hoax, ujaran kebecian apalagi mengundang pertikaian," demikian politisi senior PKS ini. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya