Berita

Ibnu Masu'd/Net

Nusantara

GP Ansor Pulo Gadung Dukung Polisi Lawan Kejahatan Hoax

JUMAT, 27 APRIL 2018 | 11:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan Anak Kecamatan Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Pulo Gadung menggelar Majelis Dzikir dan Solawat Rijalul Ansor Jihad Melawan Hoax, di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis malam (26/4). Hadir dalam acara itu puluhan kader PAC GP Ansor Pulo Gadung.

Ketua PAC GP Ansor Pulo Gadung H. Ibnu Masu'd mengatakan akses internet yang mudah dijangkau lewat telepon genggam dan komputer membuat penyebaran informasi semakin cepat. Pengguna internet baik dewasa maupun anak-anak dapat dengan mudah mendapatkan dan menyebarkan informasi.

Namun tidak semua informasi yang diakses terjamin kebenarannya. Beberapa informasi yang sempat meresahkan dan dibagikan berulang-ulang oleh pengguna internet lewat media sosial, ternyata hanyalah kabar bohong alias hoax.


"Penyebaran informasi hoax di Indonesia seperti tidak pernah habis. Entah apa maksud dan tujuannya, yang jelas kebohongan apapun yang merugikan dan membuat resah jelas tidak dibenarkan. Akan tetapi anehnya, banyak dari masyarakat yang justru menelan informasi bohong itu bulat-bulat," ujar Ibnu Masu'd dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (27/4).

Jelas dia, masih banyak pengguna internet kesulitan membedakan hoax dari berita faktual. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indonesia Monitoring Center, sebuah lembaga sumber fakta nonpartisan yang menginformasikan isu-isu, peristiwa dan tren yang terjadi di Indonesia.

Dimana, hanya 39 persen masyarakat Indonesia yang mengaku dapat mengenali berita hoax. Survei yang dilakukan terhadap lebih dari 1000 orang dewasa ini menemukan bahwa sekitar 23 persen dari responden sudah pernah membagikan berita hoax.

Ibnu Masu'd menambahkan, penyebaran kabar bohong atau hoax akhir-akhir ini sangatlah mengkwatikan karena masyarakat Jakarta yang masih buta tentang konten benar atau tidaknya dari berita tersebut sehingga ketika bahan berita tersebut tersebar maka yang akan terjadi adalah fitnah dan kalau akhirnya berita bohong itu menhancurkan seseorang padahal orang tersebut tidak salah.

Untuk itu PAC GP Ansor Pulo beserta barisan serba guna dan Majlis Dzikir Rijalul Ansor bekerjasama dengan kepolisian mengajak masyarakat ibukota khususnya warga Pulo Gadung untuk bersama-sama bersatu melawan kejahatan tentang penyebaran informasi bohong yang sedang marak di media sosial.

"Kami mendukung kepolisian dari pusat sampai kecamatan untuk menangkap para penyebar kebohongan yang sudah sangat meresahkan masyarakat Indonesia," demikian Ibnu Masu'd. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya