Berita

Pertahanan

Pasukan TNI Masih Lakukan Pengejaran Anggota KKSB

RABU, 04 APRIL 2018 | 09:46 WIB | LAPORAN:

. Pasca pembakaran rumah sakit (RS) di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB), TNI-Polri berkoordinasi untuk melakukan aksi penindakan.

Dilaporkan, KKSB selain membakar RS termasuk gedung sekolah, juga membakar sejumlah rumah warga. Selanjutnya KKSB menduduki sejumlah kampung di Distrik Tembagapura antara lain Utikini, Longsoran, Kimbeli, Banti 1, Banti 2 dan Opitawak.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi dari Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi disebutkan, mungkin ini adalah realisasi dari ultimatum KKSB yang sebelumnya disiarkan di berbagai media bahwa mereka menyatakan perang terhadap TNI-Polri.


Sebagai keterangan bahwa pasca peristiwa penyanderaan di Kampung Utikini, Banti dan Kimbely terhadap masyarakat sejumlah 1300 orang pada bulan November 2017 seluruh warga pendatang baik orang asli Papua maupun warga non Papua telah mengungsi dan tidak ada lagi yang kembali ke kampung tersebut. Saat ini yang tinggal hanya penduduk asli setempat.

Dalam rangka merebut kembali kampung-kampung yang dikuasai oleh KKSB pasukan TNI terdiri dari Yonif 751/R 20 orang, Yonif 754/ENK 20 orang dan Brigif 20/IJK 10 orang bergerak ke sasaran, Selasa (3/4).

Kelompok KKSB sepertinya sudah siap menerima kehadiran aparat keamanan sehingga terjadi kontak tembak antara TNI dan kelompok KKSB.

Dari kejadian kontak tembak tersebut pihak TNI satu orang a.n Pratu Vicky Rumpasium asal dari Sorong Papua gugur sebagai Kusuma Bangsa. Sementara dari Pihak KKSB terpantau lewat drone tewas dua orang dan puluhan lainnya luka-luka.

"Dan sebelum mereka melarikan diri mereka terlebih dahulu membakar sejumlah rumah warga," kata Kapendam.

Saat ini pasukan TNI masih melakukan pengejaran dan pendataan kerusakan akibat ulah KKSB. Sementara seluruh warga penduduk dalam keadaan aman dan selamat, tidak ada yang menjadi korban. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya