Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Krisis Kepercayaan Institusi Jadi "Hadiah" Tahun Pertama Kepemimpinan Trump

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 14:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Satu tahun kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump "membuahkan" terkikisnya kepercayaan di institusi, terutama institusi pemerintahan.

Merujuk pada survei tahunan terbaru yang dilucurkan oleh Edelman Trust Barometer akhir pekan kemarin, kepercayaan masyarakat Amerika Serikat terhadap keseluruhan pada empat institusi yang diobservasi, yakni organisasi pemerintah, media, bisnis dan non-pemerintah, jatuh lebih tajam di Amerika Serikat daripada di 28 negara yang disurvei.

Salah satu penyebab rusaknya kepercayaan publik pad ainstitusi, terutama institusi pemerintahan Amerika Serikat adalah cara Trump memerintah yang melanggar sejumlah tradisi kepresidenan dan berulang kali mengecam media dan pengadilan serta menyerang kritikusnya.


"Amerika Serikat mengalami krisis kepercayaan yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Richard Edelman, kepala perusahaan pemasaran komunikasi yang menugaskan penelitian tersebut.

Menunjuk pada penurunan kepercayaan yang tajam di Amerika Serikat, Edelman mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya sejak survei tersebut dimulai 18 tahun yang lalu bahwa penurunan yang begitu dahsyat tidak terkait dengan peristiwa tertentu, seperti krisis ekonomi atau bencana, seperti tahun 2011 Bencana nuklir Fukushima di Jepang

Sebaliknya, hal itu terjadi pada saat ekonomi Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan pasar saham mencapai rekor tertinggi.

"Biasanya ketika semuanya berjalan dengan baik, kepercayaan cukup bagus," kata Edelman.

"Semakin banyak terputus antara kepercayaan dan hasil ekonomi," tambahnya seperti dimuat Reuters.

Dia menghubungkan fenomena ini dengan sebuah politisasi wacana publik di Amerika Serikat dan di tempat lain yang telah membuat banyak orang bingung tentang apa itu fakta dan apa itu fiksi.

Survei tersebut menunjukkan hampir 2 dari 3 orang tidak dapat membedakan berita yang dapat dipercaya dari rumor dan kepalsuan.

Survei Edelman, berdasarkan pendapat lebih dari 33.000 orang dan dilakukan antara 28 Oktober dan 20 November tahun lalu, menunjukkan krisis kepercayaan yang lebih dalam terhadap institusi Amerika Serikat dari kelompok masyarakat yang berpendidikan tinggi, mendapatkan pendapatan di atas rata-rata dan mengonsumsi berita secara teratur. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya