Berita

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Serupa Insiden Hawaii, NHK Keluarkan Peringatan Palsu Soal Rudal Korut

RABU, 17 JANUARI 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penyiar publik Jepang NHK mengeluarkan peringatan palsu tentang peluncuran rudal Korea Utara pada hari Selasa kemarin (16/1).

Insiden ini terjadi hanya selang beberapa hari setelah insiden serupa terjadi di Hawaii dan memicu kepanikan warga.

Tidak segera jelas apa yang memicu kesalahan tersebut.


"Kami masih memeriksa," kata juru bicara NHK.

Pihak NHK pun mengeluarkan permintaan maaf atas peringatan palsu tersebut.

Sebelumnya pesan NHK memperingatkan warga untuk waspada karena ada rudal Korea Utara.

"Korea Utara tampaknya telah meluncurkan rudal.  Pemerintah mendesak orang untuk berlindung di dalam gedung atau di bawah tanah," begitu bunyi peringata yang dikeluarkan NHK.

Peringatan yang sama dikirimkan ke pengguna telepon seluler dari layanan distribusi berita online NHK.

Namun dalam lima menit, penyiar mengeluarkan pesan lain untuk mengkoreksi pesan tersebut.

Ketegangan regional meningkat setelah Korea Utara pada bulan September melakukan uji coba nuklir keenam dan terbesar dan pada bulan November lalu. Korea Utara mengatakan bahwa mereka telah berhasil menguji jenis baru rudal balistik antar benua yang bisa menjangkau seluruh daratan Amerika Serikat.

Ancaman itu mempengaruhi Amerika Serikat dan Jepang yang dilalui rudal.

Tidak ada laporan langsung tentang panik atau gangguan lainnya setelah laporan Jepang tersebut. Demikian seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya