Berita

Donald Trump/Net

Global

Trump Bayar Eks Bintang Porno Ini Agar Bungkam Soal Skandal Seks?

SABTU, 13 JANUARI 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengacara Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatur pembayaran 130 ribu dolar AS kepada seorang mantan bintang porno, sebulan sebelum pemilihan presiden 2016 lalu.

Uang tersebut diberikan untuk mencegahnya untuk secara terbuka membahas dugaan hubungan seksual dengan Trump.

Begitu laporan yang diterbitkan pada Jumat (12/1) di The Wall Street Journal dan dimuat ulang Press TV. Pengacara tersebut disebut-sebut melakukan pembayaran ke Stephanie Clifford, yang bertemu Trump di sebuah acara golf pada tahun 2006, setahun setelah menikah dengan Melania.


Pada musim gugur 2016, Clifford mulai berbicara dengan ABC News untuk sebuah cerita yang melibatkan perselingkuhan di luar nikah dengan Trump. Namun Michael Cohen, pengacara lama Trump kemudian mengatur agar dia membayar uang tersebut untuk menghentikannya agar tidak membuka hal tersebut ke publik.

Media itu juga melaporkan bahwa Cohen mengatur pembayaran melalui pengacara Clifford, Keith Davidson.

Sementara itu, The New York Times, melaporkan bahwa Clifford juga telah melakukan diskusi dengan majalah online Slate.

Jacob Weisberg, pemimpin redaksi Slate Group, mengatakan kepada NYT bahwa Clifford mengatakan bahwa dia telah berselingkuh dengan Trump.

Namun, dalam kesempatan lain Cohen mengatakan kepada CNN bahwa rumor ini telah beredar berkali-kali sejak 2011 dan Trump membantah hal itu.

Sebagai tanggapan atas tuduhan tersebut, Gedung Putih mengeluarkan sebuah pernyataan, yang menggambarkan cerita WSJ adalah laporan daur ulang lama, yang diterbitkan dan ditolak keras sebelum pemilihan.

Cohen juga menuduh Journal mengabadikan narasi palsu selama lebih dari setahun. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya