Berita

Dunia

Erdogan Sebut Israel Teroris Dan Negara Pembunuh Anak

SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 12:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai "teroris" dan "negara pembunuh anak" dalam sebuah pidato untuk mengkritik Presiden Donald Trump atas pengakuannya bahwa Yerusalem adalah ibukota Israel.

"Yerusalem adalah apple of our eye (merujuk pada sesuatu yang disayangi orang lain), kita, kita tidak akan meninggalkannya ke negara pembunuh anak itu. Kita tidak akan meninggalkannya ke negara penjajah," kata Erdogan dalam sebuah pidato di kota Sivas, Turki akhir pekan kemarin.

"Kami akan melanjutkan perjuangan kita dalam hukum dan demokrasi Di Istanbul kita akan menyatukan negara-negara Islam, pemimpin dan kepala negara. Peta jalan kita akan menunjukkan bahwa tidak mudah bagi mereka untuk mewujudkan rencana mereka," tegasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Erdogan juga mengatakan bahwa pengumuman Trump di Yerusalem tidak berlaku lagi.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi Erdogan bahwa pihaknya tidak menerima komentar dari Erdogan.

"Saya tidak terbiasa menerima ceramah tentang moralitas dari seorang pemimpin yang membom penduduk desa Kurdi di tempat asalnya, yang memenjarakan wartawan, yang membantu Iran mengatasi sanksi internasional, dan siapa membantu teroris, termasuk di Gaza, membunuh orang yang tidak bersalah. Bukan orang yang akan menguliahi kita," kata Netanyahu seperti dimuat CNN. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya