Berita

Foto: Humas BNPT

Pertahanan

BNPT Bentuk Duta Damai Dunia Maya Di Mataram

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 06:54 WIB | LAPORAN:

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berkomitmen mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengkampanyekan perdamaian di dunia maya.

Langkah tersebut dilakukan karena dunia maya dewasa ini telah menjadi ruang tanpa batas, bahkan tanpa kontrol, sehingga sangat mudah dijadikan kelompok radikal terorisme untuk melakukan propaganda dan rekrutmen.

"Hubungan terorisme dengan dunia maya bukan hal baru karena mereka sudah lama memanfaatkan internet untuk propaganda. Karena itu, BNPT berinisiatif membentuk duta damai dunia maya dalam rangka untuk membangun tujuan bersama untuk Indonesia damai," ujar Kepala Biro Umum BNPT Brigjen TNI Dadang Hendrayudha saat membuka pelatihan duta damai dunia maya wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, kemarin.


Dadang melanjutkan bahwa salah satu yang sangat meresahkan pemanfaatkan internet oleh kelompok radikal terorisme adalah pemanfaatkan revolusi digital yang menimbulkan perubahan transformasi baru terorisme dalam melakukan propaganda, indoktrinasi, rekrutmen, baiat, dan lain-lain.

"Ini bentuk dari radikalisme baru dan inilah poin penting kenapa kita berkumpul untuk menyamakan persepsi. Kami, BNPT ingin berbagi kepekaan bahwa radikalisme dan terorisme telah bermetamorfosa dalam wajah baru melalui dunia maya," terangnya.

Menurutnya, penggunaan internet menandai pola terorisme baru dari pola lama dengan pola baru. Kalau dulu, propaganda dan rekrutmen dilakukan secara langsung, hari ini propaganda, rekrutmen, indoktrinasi, baiat bisa dilakukan secara online.

"Tentu banyak hal positif dari kemajuan teknologi informasi sekarang ini. Tapi tidak bisa kita pungkiri banyak konten negatif, hasutan, hate speech, ajakan kekerasan, dan terorisme banyak mewarnai dunia maya. Dengan adanya duta damai ini, kami berharap, mereka bisa menjadi agen perdamaian yang akan bersinergi dengan BNPT dalam melakukan pencegahan paham radikal terorisme di dunia maya," imbuh Dadang.

Pelatihan duta damai dunia maya di NTB ini adalah pelaksanaan ke-10 sejak 2016 dan diikuti 60 peserta yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu blogger, IT dan desain komunikasi visual (DKV). Sebelumnya, duta damai dunia maya telah digelar di Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, DI Yogyakarta (2016), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan (2017).

"Mereka akan dilatih untuk membuat konten-konten damai berupa tulisan, foto, video, gambar dan website yang akan bersinergi dengan Pusat Media Damai (PMD) menyebarkan perdamaian sekaligus memerangi propaganda radikalisme dan terorisme di dunia maya," paparnya.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya