Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Kontingen Garuda Terima Penyerahan 26 Senpi Saat DDR

MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | 09:17 WIB | LAPORAN:


RMOL. Sejumlah personel Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) atau Indonesian Engineering Company (Indo Eng Coy) ikut membantu pelaksanaan kegiatan Demobilization and Reintegration (DDR) di Stadion Berberati, Berberati Republik Afrika Tengah, baru-baru ini.

Hal tersebut merupakan salah satu tugas pokok dari Satgas Kizi Minusca yang tertera dalam Mandat Minusca,yaitu mendukung pemerintahan Transisi dalam mengembangkan dan menerapkan strategi untuk perlucutan senjata.
 
Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR yang saat ini sedang bertugas di Republik Afrika Tengah merupakan Kontingen Garuda yang mendapat perintah dari Panglima TNI untuk melaksanakan tugas perdamaian dunia di bawah naungan PBB.

Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR yang saat ini sedang bertugas di Republik Afrika Tengah merupakan Kontingen Garuda yang mendapat perintah dari Panglima TNI untuk melaksanakan tugas perdamaian dunia di bawah naungan PBB.

Total ada 200 orang prajurit berangkat menuju daerah misi di bawah pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy sebagai komandan Satgas. Tugas para prajurit TNI ini erbagi di dua daerah misi yaitu daerah Bangui (Ibu Kota Republik Afrika Tengah) dan daerah Berberati.

Kegiatan DDR merupakan salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan oleh PBB, karena merupakan salah satu upaya dalam menekan terjadinya kontak senjata di berbagai daerah dan dalam rangka menciptakan perdamaian di Republik Afrika Tengah.

Menurut Lettu Czi Junaidi, dengan terlaksananya proses DDR ini menandakan bahwa masyarakat Republik Afrika Tengah, khususnya yang berada di Berberati sudah memiliki kesadaran bahwa peperangan yang terjadi di negaranya harus segera dihentikan.

Lettu Czi Junaidi menambahkan bahwa dalam kegiatan ini personel Kontingen Garuda berhasil mengamankan 13 pucuk senjata laras panjang, 12 pucuk pistol dan satu buah munisi sebar. Senjata yang diserahkan tersebut berasal dari personel bersenjata Anti Balaka, yang dihadiri pula oleh 33 orang anggota kelompok tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan DDR  di antaranya Head Office Berberati Pericels Gasparini (Brasil), Pimpinan Daerah Berberati Gbandigba Roger, personel Milobs Minusca Mayor Kav Iqbal (Indonesia) dan Mayor Khaled Elkery (Mesir).[wid] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya