Berita

Jaya Suprana

Delegasi Lembaga Rekor ASEAN Menghadap Ketua MPR

SELASA, 20 JUNI 2017 | 08:55 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA 19 Juni 2017, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan menyempatkan diri menerima kunjungan kerabat kerja Museum Rekor Dunia Indonesia bersama delegasi lembaga pencatat rekor negara-negara ASEAN antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam dan Filipina.

Ikut hadir dalam pertemuan di kantor ketua MPR tersebut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Anggota Penasehat Kehormatan MURI bidang Kebudayaan, Fadli Zon serta Direktur ASEAN dari Kemenlu, Benny Siahaan.

Jaya Suprana mendirikan Museum Rekor Dunia Indonesia atas dukungan perusahaan Jamu Jago pada tanggal 27 Januari 1990 sebagai bagian dari gerakan Kebanggaan Nasional.


MURI merupakan lembaga pencatat rekor pertama di Indonesia dan di negara-negara ASEAN demi menggelorakan semangat bangsa Indonesia untuk menghormati dan menghargai karsa dan karya superlatif bangsa sendiri.

Kemudian manajemen MURI ditatalaksana dan dikembangkan secara intensif dan ekstensif profesional oleh Institut Prestasi Nusantara di bawah pimpinan Aylawati Sarwono didampingi Osmar Semesta Susilo dan Shari Semesta Susilo dengan kerabat kerja profesional: Jusuf Ngadri, Din, Wida, Andri, Ari, Yuli, Awan, Triyono, Galuh, Randi, Faezal, Chandra , Ridho, Ade dan lain-lain.

Ternyata gagasan mendirikan lembaga pencatat rekor nasional seperti MURI juga diejawantahkan di Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, Filipina, bahkan juga di China, India dan lain-lain.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyambut baik kerja sama ASEAN di bidang pencatatan rekor. Ketua MPR juga mengingatkan bahwa akhir-akhir ini bangsa Indonesia sedang disibukkan oleh urusan politik sehingga peradaban dan kebudayaan terlalaikan.

MURI memberikan kontribusi sangat signifikan di samping sebagai pelestari karya kebudayaan asli Nusantara. Dalam ranah pemberitaan, para berita membanggakan dan membahagiakan seperti anugerah penghargaan MURI bagi almarhum Jenderal Besar TNI A.H. Nasution,  pianis tunanetra-autis Michael Anthony menggelar resital piano tunggal di Sydney Opera House, tari massal Palaga di Makasar, puluhan ribu rakyat menari Manasai di Kalimantan Tengah, Dr. dr. Terawan Agus Putranto atas jasa pengerjaan Digital Substraction Angiogram (DSA) terbanyak, Menteri BUMN Rini Sumarno mensinergi 28 BUMN mempersembahkan sumbangsih transpor mudik gratis bagi 118.220 rakyat, serta Tim Penembak Jitu TNI AD 10 kali berturut-turut menjuarai ASAAM merupakan unsur penyeimbang kemelut berita penyebar kebencian, hujat dan fitnah yang sedang ganas merajalela di persada Nusantara masa kini.

Dalam pertemuan seusai menghadap ketua MPR, para pimpinan lembaga pencatat rekor negara-negara ASEAN sepakat untuk mendirikan INTERNATIONAL RECORD HOLDER ASSOCIATION yang keanggotaannya terbuka bagi para pencipta rekor di planet bumi ini demi bersatupadu mendukung gerakan kemanusiaan dan perdamaian di dunia yang sedang dirundung kebencian dan angkara murka kekerasan oleh sesama manusia terhadap sesama manusia. [***]

Penulis adalah pendiri MURI dan penggagas gerakan Kebanggaan Nasional serta Sanggar Pembelajar Kemanusiaan

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya