Berita

Yudi Latif/Net

Rumah Kaca

Guru

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 07:37 WIB

MENYIMAK guru beraksi
Kubaca lagi garis wajah moyangku
Setiap purna gajian satu kerutan terpahat di wajah
Torehkan getir di balik etos perjuangan

Setali uang dengan lima tanggungan

Setali uang dengan lima tanggungan
Tak habiskan semangat untuk orangkan anak
masih jua bagikan nikmat bagi sesama
Meski itu berarti habis bulan sisakan utang

Tak pernah habis kupikir
Dalam telikung kefakiran
Sang guru masih jua wantikan hidup sederhana
suburkan ilmu
kerdilkan kemewahan
Apakah si miskin sulit bayangkan kemewahan?

Menyimak guru beraksi
Kuingat lagi riwayat moyangku
Hidup diasporik antartitik pengasingan
Hanya karena bantu petani perjuangkan harga ketela
atau sebutkan nomor pilihan selain nomor atasan

Ah,
Usiaku belum lagi genap sepuluh
Saat senapan ditodongkan di punggungmu
Bangunkan malam
dengan bisik lembut di kupingku
(Jaga adikmu
ayah pergi entah kemana
temanilah dengan bacaan)

Oh,
Si miskin ini cuma tahu bacaan
makan sahur dengan dongengan
hiburan mingguan dengan perdebatan
dan hadiah tahunan dengan syair dan cianjuran
Apakah si miskin tak kenal kelezatan?

Setidaknya di sana tersimpan harapan
Tak seperti sewindu terakhir
bahkan selembar koran tak lagi terpajang di meja depan
Dalam rangkaian gerbong potongan yang tak kunjung berujung
Dan cekikan surat keputusan yang tak lagi terbeli
Bacaan tak lagi hinggap di benakmu

Lama terdiam
dalam himpitan kepedihan
Kebisuanmu merambat dari hati ke hati
bergulung dalam waktu
meledak seketika
di keriuhan ibukota
memekikkan telinga wakil rakyat
setelah lama butatuli

Wahai ketulusan,
Hingga kapan kau bertahan
dalam kebersahajaan
Sementara marwahmu terlipat
dalam pameran kemewahan
anak didikmu sendiri? [***]

(Yudi Latif, Makrifat Pagi)

*Selamat Hari Guru

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya