Berita

arsul sani/net

Hukum

Arsul Sani Anggap Anggaran Sumber Persoalan Lapas

SABTU, 30 APRIL 2016 | 11:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Persoalan yang membelit dunia lembaga pemasyarakatan (Lapas) sudah masuk kategori terstruktur sistematis dan masif.

"Ini bukan persoalan satu hal, tapi soal ketidakcukupan anggaran dan harus diakui ini bukan semata persoalan Kementerian Hukum dan HAM," kata anggota Komisi III, Arsul Sani, dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (30/4).

Selain ketidakcukupan anggaran, juga ada persoalan sumber daya manusia yang tidak memadai, dari tingkat administrasi sampai sipir Lapas. Masalah selanjutnya, sedikit banyak terkait kebijakan dalam criminal justice.


"Misalnya persoalan anggaran. Mau seperti apapun, mau sampai enggak tidur 24 jam, kalau Kemenkeu tidak sediakan anggaran cukup ya enggak akan terjadi perubahan," kata politisi PPP ini.

Dia sedikit bersyukur karena ada rencana menambah anggaran Lapas sebesar Rp 1 triliun pada APBN Perubahan tahun ini.

"Butuh dana Rp 100-150 miliar untuk satu lapas dengan kapasitas seribuan warga binaan per Lapas," kata politisi yang baru diangkat jadi Sekjen DPP PPP hasil Muktamar Islah ini.

Namun, menurutnya langkah menambah kapastitas Lapas hanya cukup untuk 4000 orang. Sedangkan pertambahan warga binaan selama 2014-2015, mencapai 18 ribu orang.

"Di seluruh Indonesia ada 187 ribu warga binaan, sementara kapasitas Lapas hanya 118 ribu," jelasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya