Berita

fahri hamzah

Amanah, Kader PKS Di Daerah Heran Fahri Ngotot Pertahankan Jabatan

KAMIS, 07 APRIL 2016 | 20:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Budaya di Partai Keadilan Sejahtra berbeda dengan partai lain. Di partai dakwah tersebut, PKS tidak ada ketergantungan figuritas. Siapapun orangnya, jika tidak disiplin maka akan terima konsekuensinya.

"Di PKS yang dibangun adalah system egaliter. Setiap kader posisinya sama. Kita harus siap ditempatkan dimana saja. Bukan hanya ketika kita diberi amanah  ataupun jabatan publik," tegas Ketua umum DPW PKS Banten, Miptah, (Kamis, 7/4).

"Namun ketika kita diminta hanya menjadi kader yang tidak memiliki jabatan. kita juga harus siap. Karena bagi kami jabatan bukanlah tujuan dalam berorganisasi, justru kita harus menghidupi organisasi bukan berharap hidup dari organisasi," sambungnya.


Karena itu dia menyesalkan sikap Fahri Hamzah yang tidak tunduk terhadap keputusan PKS. Fahri sebelumnya menolak untuk mundur dari jabatan Wakil Ketua DPR RI. Malah, setelah dipecat PKS Fahri melawan pemecatannya tersebut dengan menempuh jalur hukum.

Menurutnya apa yang dilakukan Fahri Hamzah tidak sesuai dengan budaya yang dibangun PKS. "Jabatan yang kami pahami merupakan amanah, sarana kebaikan bukan tujuan. Saya harap Fahri Hamzah bisa Ikhlas dan ikuti aturan organisasi dan justru menjadi aneh jika Fahri malah ngotot mempertahankan jabatannya," kesalnya.

Melihat situasi ini, pun sangat tidak menguntungkan bagi kedua belah pihak, karena akan menjadi bahan untuk memecah belah oleh lawan-lawan politik.

"Kami berharap Fahri Hamzah dan DPP PKS bisa menempuh jalur islah. Karena situasi ini akan sangat dimanfaatkan oleh lawan-lawan politik PKS. Dan kami berharap Fahri Hamzah, bisa menerima keputusan tersebut," tutup Miptah. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya