Berita

Rachmawati Soekarnoputri

Putri Bung Karno: KPK Harus Periksa Ahok!

SENIN, 04 APRIL 2016 | 17:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diingatkan untuk tidak melakukan tebang pilih dalam menangani kasus-kasus korupsi.

Peringatan tersebut disampaikan mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rachmawati Soekarnoputri lewat pesan singkat yang diterima redaksi petang ini (Senin, 4/3).

Mbak Rachma, demikian putri Bung Karno ini akrab disapa, menyampaikan itu menanggapi dugaan kasus korupsi yang membelit Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama.


Kasus tersebut adalah pembelian lahan RS Sumber Waras dan izin reklamasi teluk Jakarta.

"Sebaiknya Gubernur Ahok diperiksa masalah kasus izin reklamasi reklamasi dan RS Sumber Waras," ungkapnya.

"KPK jangan tebang pilih menangani kasus korupsi yang patut diduga melibatkan Ahok, yang dikenal dengan 'penertiban' kawasan hunian masyarakat bawah, sekarang ditengarai menimbulkan keresahan sosial sampai memicu konflik vertikal," tegasnya.

Apalagi, sambungnya, proyek reklamasi ini bertentangan dengan konsep negara maritim atau bahari. Dimana laut tidak boleh dikapling-kapling demi kepentingan segelintir atau kelompok atau dikuasai para kapitalis.

"Karena bertentangan dengan pasal 33 UUD 1945, 'Bumi dan air dan seluruh kekayaan diperuntukkan bagi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat'," ungkapnya.

Menurutnya, sepanjang visi-misi berorientasi pada kekuasaan semata, maka akan "inherent" abuse of power yaitu korupsi.

"Bagaimana jika seorang pejabat publik justru berpihak berkolaborasi pada bisnis kaum kapitalis pemodal besar? Tidak ada manfaat dirasakan rakyat," tandasnya.

Karena itu, Mbak Rachma mengajak semua pejabat untuk mengingat kembali pesan Bung Karno:" Jagalah ibu pertiwi dengan Bapak Dirgantara dan samodra rumah kehidupan."[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya