Berita

Bintan Menjadi Destinasi Sport Tourism Popular di Singapura

SENIN, 04 APRIL 2016 | 00:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Internasional Tour de Bintan 2016 diikuti ribuan pembalap pada 1-3 April 2016 sudah selesai. Tour de Bintan yang dihelat sejak 2009 lalu mendongkrak popularitas Pulau Bintan, Kepulauan Riau.

Apalagi even ini dikelola oleh Meta Sports, sebuah event organizer yang sudah memiliki jaringan di lebih dari 100 negara. Setidaknya ada 150 media internasional yang mengarahkan pandangannya ke Tour de Bintan 2016. Belum lagi publikasi dari media nasional.

Bahkan, menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, perhelatan Tour De Bintan tersebut membuat Bintan menjadi destinasi sport tourism popular di Singapura. "Lokasinya yang dekat Singapura, seolah menjadi halaman bermain bagi orang yang berada di Singapura, bukan hanya orang-orang Singapore," kata Menpar (Minggu, 3/4).


Diakuinya, wisata olahraga memang menjadi salah satu andalan Bintan. "Bersama Batam, Bintan menjadi salah satu andalan Kepulauan Riau untuk memenuhi target kunjungan wisatawan mancanegara,” tandasnya.

Amenitas di Pulau Bintan memang terus berbiak, bak cendawan di musim penghujan. Hotel, resort, convention center, resto, café, golf course, terus bertumbuh di pulau yang hanya 30 menit dari Singapore itu.

Wisatawan nusantara sendiri, tidak banyak tahu tentang Bintan. Orang Indonesia sudah terlanjur mengklaim Bintan adalah kota mahal, menyusul status baru Singapore sebagai kota termahal di dunia. Bintan yang menjadi destinasi favourite bagi warga Negeri Singa Putih itu ikut-ikutan terkena radiasinya. Wisnus agak mikir” ke Singapore karena harus merogoh kocek lebih banyak jika dibandingkan dengan objek wisata lain di nusantara.

Mungkin lebih pas disebut Sporttainment” gabungan antara sport tourism dan entertainment yang bisa ditempelkan pada brand Bintan. Dengan jalan yang mulus di semua tempat, lalu 3A �"akses, atraksi, dan amenitas�"sudah lebih maju, membuat Bintan tumbuh menjadi surga pariwisata. Tempat menambang devisa.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2015 Bintan di atas Rp 100 miliar, 60% nya dari pariwisata. Perubahan itu terasa sejak Bintan menggelar even perdana Tour de Bintan 2009 silam. Tidak sekedar mengeliat. Boleh dibilang, Bumi Segantang Lada,-sebutan khas Bintan-, kini melesat lebih jauh.

Kini, banyak pengembang internasional yang membangun amenitas baru di sana. Ada Bintan Resorts yang menguasai daerah wisata di utara Pulau Bintan. Di situ ada kawasan Treasure Bay, Lagoi. Wisatawan bisa enjoy menikmati alam hutan bakau di sana.

Di sudut lainnya, ada Lagoi Plaza. Inilah mal satu-satunya di Pulau Bintan dengan fasilitas rumah makan, pertokoan, dan pasaraya. Tempatnya di sebelah Hotel Swiss-Bel. Kawasan ini bakal diformat seperti Bali-nya Kepulauan Riau. Daerahnya bagus, bersih, modern, dan satu-satunya pantai di Indonesia yang sudah disentuh dengan landscape yang wow. Pengelolaan kawasan wisatanya, benar-benar oke!

Pantai-pantai di Lagoi banyak dikelola resort, kawasan di sekelilingnya pun ditata rapi. Tidak ada yang liar. Yang istimewa, adanya gerbang finish etape I ajang Tour de Bintan 2016.

Belum lagi Treasure Bay,  kota resort tepi pantai terpadu yang dibangun dengan luas 338 hektar di Pulau Bintan. Inilah tempat liburan yang menyenangkan di Bintan. Sangat cocok dijadikan tempat tinggal dan commercial real estate dengan standar internasional. Dengan tagline A Gem of Possibilities”, Treasure Bay Bintan memberikan banyak peluang untuk menjadi yang pertama di Asia.

Lokasinya? Sangat strategis. Hanya 45 menit dari Singapore dengan menggunakan kapal ferry. Dan hanya 75 menit atau bahkan kurang dari Bandara Raja Haji Fisabilillah dengan mobil. Jangka panjangnya kami akan buat destinasi wisata yang aman dan nyaman di Bintan. Sekarang kami sedang berusaha keras menggapai itu semua,” terang Bupati Bintan Apri Sujadi, yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira.

Luki tak sekedar punya mimpi. Ada action nyata yang dilakukan untuk menggapai mimpi tadi. Nyamannya destinasi wisata di Lagoi membuat 800 rider yang tampil di prolog Tour de Bintan 2016, Jumat (1/4) sore, merasa happy. Jelajah wisata sejauh 12 km yang berada persis di pinggir Laut China Selatan memberi sensasi beda yang tak pernah dirasakan saat berlomba di daerah lain.

Matahari bersinar terus sepanjang hari. Jalannya juga bagus. Belum lagi hembusan angin dari laut dan panorama hutan bakau di sepanjang jalan. Sensasinya belum pernah saya rasakan di tempat lain. Ini sangat menyenangkan,” terang rider asal Project 852, Clark Williams, usai prolog Tour de Bintan 2016. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya