Berita

maneger-busyro-dahnil

Autopsi Jenazah Siyono Ditunda, Karena Ditolak Perangkat Desa?

RABU, 30 MARET 2016 | 03:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jenazah almarhum Siyono hari ini (Rabu, 30/3) rencananya akan diautopsi atas permintaan keluarga untuk mengetahui penyebab kematian sosok yang disebut Kepolisian sebagai terduga teroris itu.

Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, dan anggota Komnas HAM Manager Nasution akan mendampingi proses otopsi tersebut.

Namun, otopsi yang sedianya akan dilakukan dokter Muhammadiyah tersebut ditunda. (Baca: Muhammadiyah Dan Komnas HAM Dampingi Proses Autopsi Jenazah Siyono)


"Untuk Kader Pemuda Muhammadiyah, khususnya Kokam, otopsi yang semula dilakukan besok, hasil rapat malam ini saya dan Pak Busyro bersama Komisioner Komnas HAM memutuskan ditunda," ujar Dahnil lewat akun Facebooknya Selasa malam.

Meski begitu, Dahnil yang saat ini berada di Yogyakarta meminta anggota KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) untuk tetap bersiap.

Dahnil tak merinci alasan penundaan otopsi terhadap warga Brengkungan, Cawas, Klaten, tersebut.

Namun, beberapa saat sebelumnya, aktivis Muhammadiyah yang juga pengamat terorisme, Mustofa Nahrawardaya, mengungkap dugaan alasan penundaan tersebut.

"ADA kabar, semua perangkat desa di mana Siyono tinggal, MENOLAK OTOPSI. Silahkan duga sendiri, ini siapa yg bikin skenario," kicau Mustofa di akun Twitter-nya @TofaLemon. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya