Berita

Pembahasan Komisi Nasional Disabilitas Indonesia Berlangsung Alot

KAMIS, 03 MARET 2016 | 22:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah merampungkan seluruh pembahasan terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) RUU Penyandang Disabilitas hari ini (Kamis, 3/3).

Diharapkan, RUU ini sudah dapat disahkan sebelum masa persidangan kali ini ditutup.

"Rapat panjang dan melelahkan alhamdulillah selesai juga. Ada lebih 750 DIM yang dibicarakan. Mulai dari persoalan redaksional sampai pada materi dan substansi," jelas Ketua Komisi VIII DPR, Saleh Partaonan Daulay, sesaat lalu.


Dari seluruh pembahasan, persoalan yang agak alot adalah terkait keberadaan KNDI (Komisi Nasional Disabilitas Indonesia).

Pihak pemerintah menginginkan agar KNDI ditiadakan. Alasannya, lembaga-lembaga quasi-negara seperti itu sudah terlalu banyak. Selain itu, pemerintah juga berasumsi bahwa pelaksanaan amanat UU tersebut akan berjalan maksimal meskipun tanpa ada komisi itu.

Sementara, Komisi VIII menekankan bahwa lembaga itu harus ada. Keberadaannya diyakini akan sangat fungsional. Hal ini dikarenakan lembaga-lembaga negara yang berkaitan langsung dengan hak-hak penyandang disabilitas adalah lintas kementerian lembaga.

"Pada titik itulah KNDI dapat dirasakan manfaatnya," sambung anggota Fraksi PAN ini.

Dia menambahkan, saat ini Komisi VIII dan Pemerintah sudah menyusun tim perumus dan tim sonkronisasi. Tim perumus dan tim sinkronisasi tersebut bertugas untuk memfinalisasi draft dan menyinkronkan antara pasal demi pasal dan bab demi bab.

"Diharapkan, pekan depan semuanya sudah selesai," tandas legislator asal dapil Sumut II ini. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya