Berita

menperin (tengah)

Didukung, Sejumlah Perusahaan Perawatan Dan Komponen Pesawat Ekspansi

KAMIS, 18 FEBRUARI 2016 | 02:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair and overhaul/MRO) saat ini siap untuk ekspansi. Seperti Garuda Indonesia melalui anak usahanya GMF AeroAsia dan Lion Group.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Saleh Husin saat mengunjungi Singapore Airshow 2016 di kawasan bandara Changi, Singapura, Rabu (17/2). Kunjungan itu dilakukan di sela-sela rangkaian kunjungan Menperin ke Jepang beberapa sentra industri otomotif.

Selain itu, industri MRO di Bintan sedang dikembangkan oleh PT Bintan Aviation Investment yang akan bekerjasama dengan GMF. "Pemilihan lokasi ini tepat karena dekat dengan Singapura dan kawasan itu merupakan sumbu lalu lintas udara. Pasarnya ada di situ," ujar Menperin.


Apalagi saat ini, pengembangan industri MRO di Indonesia memiliki momentum yang tepat lantaran bisnis jasa transportasi udara terus menggeliat, perusahaan penerbangan baik domestik dan asing terus agresif beroperasi di Indonesia dan SDM kita sudah mumpuni melayani kebutuhan perawatan pesawat.

Pemerintah sendiri mendukung langkah tersebut. Karena menurutnya, ekspansi sebagai langkah yang efektif untuk membuka lapangan kerja, transfer pengetahuan dan teknologi serta membuka peluang bagi berkembangnya industri komponen pesawat udara.  "Ekspansi seperti itu merupakan langkah cerdas dan strategis," ungkap Menperin.

Pemerintah, juga mendorong pengembangan industri MRO dan komponen melalui insentif fiskal dan nonfiskal. Diharapkan, rangsangan itu memacu investasi dan mempercepat realisasi pembangunan fasilitas perawatan pesawat.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan, dipacunya industri MRO dan komponen mengingat transportasi udara termasuk infrastruktur pendukung bagi wilayah Indonesia yang luas dan terdiri dari ribuan pulau.

"Langkah GMF dan perusahaan lain, termasuk produsen komponen membuat kita semakin percaya diri bahwa kita mampu memenuhi kebutuhan industri transportasi udara," ujarnya.

Pasar bisnis perawatan pesawat di Indonesia diperhitungkan sangat besar. Menurut Putu, salah satu gambarannya ialah perawatan sekitar 60 persen pesawat komersial yg beroperasi di Indonesia, dilakukan di luar negeri.

Selain itu, industri perawatan pesawat merupakan industri padat modal dan padat karya dengan tenaga-tenaga kerja dengan keterampilan khusus.

Pada pameran itu, Menperin menyambangi anjungan Garuda Indonesia termasuk Garuda Maintenance Facilities/GMF AeroAsia, PT Dirgantara Indonesia (PT DI), serta anjungan Kementerian Perindustrian. Di anjungan Kemenperin, Saleh Husin mengapresiasi beberapa produsen komponen pesawat yang turut memamerkan produk mereka.

Produsen-produsen yang bergabung dalam Indonesia Aircraft and Component Manufacturer Association (INACOM) antara lain PT DI, Infoglobal Avionik, Santoso Teknindo, Yogya Presisi Teknika Industri, Pudak Scientific, Bandung International Aviation dan Jakarta Aerospace. INACOM merupakan Asosiasi Industri Pesawat Terbang dan Komponen Pesawat Terbang. INACOM merupakan asosiasi yang didirikan oleh 30 industri komponen pada 2015 dengan dukungan Kemenperin.

Pada kesempatan itu, Menteri Saleh juga berdiskusi dengan para eksekutif perusahaan penerbangan seperti Dirut PT Garuda Indonesia Tbk Arif Wibowo, CEO GMF AeroAsia Richard Budihadianto, Dirut PT DI Budi Santoso, Chairman Regio Aviasi Industri Ilham Akbar Habibie dan Ketua INACOM yang juga Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia Andi Alisjahbana. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya