Berita

Pertahanan

Panglima: TNI Bekerja Keras Menuju Wajar Tanpa Pengecualian

KAMIS, 22 MEI 2014 | 00:04 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyerahkan jabatan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kepada Laksda TNI Ade Supandi, dan memimpin serah terima jabatan Inspektur Jenderal (Irjen) TNI dari Letjen TNI Geerhan Lantara kepada Mayjen TNI Syafril Mahyudin, di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (21/5).
 
Sebelumnya pada tanggal 25 April 2014, Marsdya TNI Boy Syahril Qamar selaku Kasum TNI telah menyerahkan jabatannya kepada Panglima TNI, karena telah memasuki masa pensiun.
 
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengatakan, dalam konteks jangka panjang, bertahap dan berlanjut TNI telah memiliki visi dan misi untuk mencapai TNI yang profesional, solid, militan dan dicintai rakyat.


"Dalam jangka pendek, TNI telah meluncurkan empat kebijakan membangun kemampuan operasionalisasi TNI dihadapkan pada tren perkembangan nasional dan regional lima tahun ke depan," ujar Jenderal Moeldoko.
 
Kepada pejabat Irjen TNI, Panglima menyampaikan bahwa TNI bekerja keras untuk menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terkait pemeriksaan laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Langkah-langkah yang telah dijalankan oleh Irjen TNI sebelumnya harus lebih ditingkatkan. 

Sementara itu, kepada Kasum TNI, Panglima TNI memerintahkan agar mengawal empat kebijakan Panglima TNI yaitu, penguatan Bais (Badan Intelijen Strategis ) TNI sebagai basis dalam penguatan intelijen TNI, interoperabilitas TNI, penguatan Kodiklat TNI dan upaya eliminasi ego sektortal. 
 
Di akhir sambutannya, Panglima TNI atas nama TNI dan seluruh prajurit, menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian dan pelaksanaan tugas Letjen TNI Geerhan Lantara. Pada saat-saat akhir jabatannya, Geerhan telah menyusun konsep sampai dengan mengoperasionalisasikan interoperability yang selama ini menjadi angan-angan TNI.
 
Turut hadir dalam Upacara Serah Terima Jabatan tersebut, Wakasad Letjen TNI M. Munir, Wakasal Laksdya TNI Hari Bowo, Wakasau Marsdya TNI Sunaryo, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya dan para Asisten Panglima TNI serta para Kabalakpus Mabes TNI. [ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya